Pihak Streamer Konfirmasi akan Luncurkan Versi Panjang untuk Drama ‘Anna’

Baca Juga

MATA INDONESIA, SEOUL – Drama ‘Anna’ yang dibintangi oleh Suzy ini akan merilis versi extendednya. Coupang Play selaku pihak streaming mengumumkannya secara resmi melalui outlet media.

Melansir dari Soompi, pihak streamer menyebutkan tengah mempersiapkan untuk mengungkapkan versi diperpanjang dari seri ini. Kabarnya akan dirilis pada Agustus 2022 mendatang.

Awalnya, drama ini ditulis hanya sampai delapan episode. Tapi diubah menjadi enam episode sehingga pemirsa dapat lebih tenggelam dalam ceritanya dengan memanfaatkan perkembangan cerita yang padat.

Karena mendapatkan tanggapan yang baik, Coupang Play akhirnya memutuskan untuk merilis versi ‘Anna’ yang diextended.

“Ini akan diungkapkan secara rinci dengan cerita kaya akan karakter Yoo Mi, Hyun Joo, Ji Hoon, dan Ji Won. Ini akan menjadi hadiah yang bagus untuk penggemar yang menyukai ‘Anna’,” kata pihak streamer melalui SPOTV News.

Sementara itu, drama ini menceritakan tentang Yoo Mi (diperankan oleh Suzy) yang merupakan seorang wanita yang berbohong dan akhirnya menjalani kehidupan orang lain.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini