Pemakaman Rima Melati Dipercepat Satu Hari

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Jenazah Rima Melati awalnya dijadwalkan dimakamkan pada Minggu 26 Juni 2022. Tapi, pihak keluarga mempercepat pemakaman satu hari pada Sabtu 25 Juni.

Rima Melati meninggal dunia pada Kamis 23 Juni di RSPAD Gatot Subroto. Dia akan dimakamkan di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan. Pihak keluarga memajukan jadwal pemakaman dari 26 Juni ke 25 Juni.

“(Dimakamkan) Jam 2 siang di Pemakaman Tanah Kusir,” kata anak Rima Melati, Aditya Tumbuan.

Sebelum dimakamkan, akan digelar prosesi tutup peti atau ibadah pelepasan sebagai umat Kristiani. Prosesi tersebut akan berlangsung selama 45 menit dan dilanjutkan dengan perjalanan ke TPU.

Aditya membeberkan alasan pemakaman digelar satu hari lebih cepat dari rencana awal. Salah satunya karena sang adik tak bisa pulang ke Indonesia dari Jerman.

“Salah satu anggota kami berhalangan hadir faktor kerjaan di luar negeri. Saat ini sedang berada di Jerman,” ujarnya.

“Lagi ada kerjaan dua bulan. Sudah konfirmasi ke dia, ternyata tidak bisa pulang karena ada problem di sana,” ucapnya.

Pihak keluarga berencana untuk menyediakan layanan streaming sehingga keluarga yang berhalangan hadir di pemakaman bisa menyaksikan prosesi pemakaman.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Arah Kebijakan Fiskal Presiden Dorong Optimisme Dunia Usaha

Oleh: Hanif Putra )*Pidato Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Paripurna DPR RI mengenai Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal(KEM-PPKF) RAPBN 2027 membawa optimisme baru bagi dunia usahadan arah pembangunan ekonomi nasional. Pemerintah menunjukkan keyakinan bahwa Indonesia memiliki fondasiekonomi yang kuat untuk menghadapi tekanan global sekaligusmempercepat pertumbuhan nasional dalam beberapa tahun mendatang.Kehadiran langsung Presiden Prabowo dalam menyampaikan kerangkakebijakan fiskal dinilai menjadi langkah penting untuk memperkuatkepercayaan publik dan pelaku usaha. Pemerintah ingin memastikanbahwa arah pembangunan ekonomi nasional berada dalam kendali yang jelas, terukur, dan berpihak pada kepentingan rakyat.Presiden Prabowo menegaskan Indonesia memiliki modal besar berupabonus demografi, pasar domestik yang luas, serta kekayaan sumber dayaalam yang melimpah. Pemerintah memandang kombinasi tersebutmenjadi kekuatan utama untuk mendorong pertumbuhan ekonominasional yang lebih mandiri dan berdaya saing tinggi.Pemerintah Indonesia optimistis pasar domestik nasional memilikikapasitas yang sangat besar dan mampu menjadi penggerak utamapertumbuhan ekonomi. Dengan jumlah penduduk yang besar dan konsumsi masyarakat yang terus berkembang, pemerintah menilaiIndonesia memiliki peluang menjadi salah satu pusat pertumbuhanekonomi dunia.Selain itu, Presiden Prabowo juga memaparkan ketangguhan ekonomiIndonesia melalui capaian ekspor sejumlah komoditas strategis sepanjang2025. Pemerintah mencatat minyak kelapa sawit, batu bara, dan paduanbesi menjadi penyumbang devisa besar bagi negara dengan nilaimencapai lebih dari US$65 miliar atau sekitar Rp1.100 triliun per tahun.Pemerintah menilai capaian tersebut menunjukkan posisi Indonesia sebagai pemain utama dalam rantai perdagangan global. Potensi ekonominasional juga dinilai masih sangat besar karena Indonesia memilikisumber daya strategis lain seperti nikel, tembaga, logam tanah jarang, minyak bumi, dan kekayaan maritim yang belum dimaksimalkansepenuhnya.Melihat besarnya potensi tersebut, pemerintah berkomitmen memperkuattata kelola ekonomi dan meningkatkan efektivitas pengelolaan anggarannegara. Presiden Prabowo menilai peningkatan rasio penerimaan negara terhadap produk domestik bruto menjadi langkah penting agar kemampuan fiskal Indonesia semakin kuat dan mampu mendukungpembangunan jangka panjang.Pemerintah Indonesia juga mendorong upaya introspeksi nasional dalampengelolaan ekonomi agar kekayaan alam Indonesia benar-benarmemberikan manfaat maksimal bagi masyarakat. Langkah ini dinilaipenting untuk memperkuat kemandirian ekonomi sekaligus mengurangiketergantungan terhadap tekanan ekonomi global.Arah kebijakan fiskal yang disampaikan Presiden mendapat sambutanpositif dari kalangan parlemen. Anggota DPR RI Fraksi PKS,...
- Advertisement -

Baca berita yang ini