Ngantuk Saat Kerja? Ini Tips Tidur Sekejap Saat Bekerja

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Rasa kantuk saat jam kerja memang membuat seseorang kurang fokus dalam melakukan pekerjaannya. Meski sudah melakukan berbagai cara, seperti meminum kopi, membasuh muka atau mengunyah permen, tetap saja rasa kantuk ini tak kunjung hilang.

Tidur siang memiliki manfaat untuk menghilangkan rasa stres, menangkal penyakit jantung dan meningkatkan energi yang ada dalam tubuh. Tidur siang juga mampu membuat manusia menciptakan ide-ide menarik nan cemerlang.

Sejumlah penelitian menjelaskan bahwa melakukan tidur siang dapat meningkatkan kinerja otak manusia. Namun, nyatanya sebagian besar perusahaan belum mengaplikasikan hal ini guna mendukung sumber daya manusia atau karyawan mereka.

Berikut ini beberapa tips agar kamu dapat memanfaatkan waktu untuk tidur sekejap di kantor ketika saat bekerja

  1. Cobalah manfatkan ruang kosong di bawah meja kantor. Apabila kamu memiliki meja kerja pribadi. Manfaatkan ruang kosong tersebut sebagai tempat yang nyaman untuk tidur siang. Jika perlu bawalah bantal kecil atau selimut lipat agar kamu dapat tidur dengan nyenyak.
  2. Gunakan kursi sebagai tempat tidur. Jika Anda tidak memiliki meja kerja pribadi, melainkan harus berbagi meja dengan karyawan lain, gunakan beberapa kursi kosong yang letaknya berderet. Kursi ini dapat menjadi pengganti tempat tidurmu.
  3. Gunakan gudang kantor sebagai tempat istirahat tidur siang. Jika di kantormu terdapat gudang, coba manfaatkan ruangan tersebut sebagai tempat istirahat tidur siang. Sebelumnya, bersihkan terlebih dahulu ruangan kosong atau gudang dari debu-debu halus yang menempel. Setelah itu letakkan matras atau kasur lipat di dalamnya sebagai alas untuk kamu tidur.
  4. Tidur siang di meja kantor. Meja kantor dapat juga menjadi tempat bersandar. Kamu  dapat menelungkupkan badan di meja. Jika memungkinkan, gunakan bantal atau kain yang tidak terlalu tebal sebagai pengganjal kepala.

Meski memiliki kesan seperti bermalas-malasan, menyempatkan diri untuk tidur siang selama beberapa menit mampu membuat otak bekerja lebih produktif.

Reporter: Shafira Annisa

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Pemerintah Optimalkan Sekolah Rakyat untuk Tingkatkan Kualitas Pendidikan

Oleh: Yoga Pradana SantosoPemerintah terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan nasionalmelalui percepatan dan optimalisasi program Sekolah Rakyat yang kini menunjukkan progressignifikan di berbagai daerah, sekaligus menjadi bukti bahwa pemerataan akses pendidikan tidaklagi sebatas wacana, melainkan telah dijalankan secara konkret dan terukur sebagai bagian dariagenda pembangunan sumber daya manusia. Dalam satu tahun terakhir, pemerintah jugamencatat berbagai keberhasilan penting, mulai dari percepatan pembangunan infrastrukturpendidikan, peningkatan akses belajar di wilayah tertinggal, hingga penguatan kolaborasi lintaskementerian yang berdampak langsung pada masyarakat, sehingga kehadiran Sekolah Rakyat menjadi simbol nyata investasi jangka panjang negara dalam menciptakan generasi yang lebihberkualitas dan berdaya saing.Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari mengungkapkan bahwa pembangunan SekolahRakyat tahap kedua terus berjalan dengan progres yang menggembirakan meskipun dihadapkanpada sejumlah tantangan di lapangan, terutama terkait kesiapan lahan dan akses menuju lokasipembangunan, sementara peran Direktur Jenderal Prasarana Strategis Kementerian PekerjaanUmum Bisma Staniarto dinilai sangat krusial dalam menjaga ritme pembangunan agar tetapsesuai dengan target yang telah ditetapkan pemerintah. Ia menilai koordinasi teknis yang dilakukan secara konsisten menjadi faktor kunci dalam memastikan setiap hambatan dapatdiatasi secara terukur sehingga proyek tidak berjalan parsial, melainkan terintegrasi dari pusathingga daerah.Lebih lanjut, pembangunan Sekolah Rakyat tahap kedua tidak hanya berfokus pada penyelesaianfisik bangunan, tetapi juga memastikan kesiapan operasional agar sekolah dapat langsungdigunakan pada tahun ajaran baru 2026/2027, sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan olehmasyarakat. Berdasarkan data terbaru, dari total 104 lokasi pembangunan, sebanyak 101 lokasitelah memasuki tahap konstruksi dan seluruhnya ditargetkan rampung pada 20 Juni 2026, sebuahcapaian yang menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menjadikan sektor pendidikan sebagaiprioritas utama pembangunan nasional.Dalam upaya memastikan target tersebut tercapai, Muhammad Qodari menegaskan bahwaKantor Staf Presiden bersama Ditjen Prasarana Strategis Kementerian Pekerjaan Umum terusmelakukan langkah konkret melalui rapat koordinasi intensif yang melibatkan berbagai pihak, termasuk BUMN karya dan penyedia jasa konstruksi, sehingga setiap persoalan yang muncul, baik terkait teknis, logistik, maupun kesiapan lahan, dapat dipetakan secara komprehensif danditangani dengan solusi yang jelas dan terukur.Koordinasi tersebut kemudian diperluas dengan melibatkan Kementerian Sosial, KementerianDalam Negeri, Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan, serta Zeni TNI Angkatan Darat, yang dinilai mampu mempercepat penyelesaian berbagai hambatan strategis di lapangan, termasukpembangunan akses jalan dan penuntasan persoalan lahan di sejumlah wilayah, di mana sinergilintas sektor ini menjadi kunci dalam mempercepat realisasi program secara menyeluruh danmemastikan tidak ada kendala yang berlarut-larut.Hasil dari upaya percepatan tersebut mulai terlihat di sejumlah wilayah dengan progrespembangunan yang cukup signifikan, seperti di Kalimantan Selatan yang mencapai 30,85 persen, Sulawesi Selatan sebesar 30,22 persen, serta Jawa Barat sebesar 28,07 persen, meskipunpemerintah tetap memberikan perhatian khusus pada beberapa lokasi dengan progres yang masihrendah melalui intervensi yang lebih intensif agar target penyelesaian secara keseluruhan tidakterganggu.Program Sekolah Rakyat sendiri merupakan inisiatif pemerintah untuk memperluas aksespendidikan bagi masyarakat, khususnya di wilayah yang terdampak bencana maupun daerahdengan keterbatasan infrastruktur pendidikan, sehingga anak-anak dari keluarga prasejahteratetap dapat memperoleh pendidikan formal yang layak. Program ini dirancang sebagai investasijangka panjang dengan target penyelesaian yang terukur agar dapat segera dimanfaatkan, sekaligus menjadi bagian dari upaya negara dalam menjamin hak pendidikan bagi seluruh wargatanpa terkecuali.Sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto, pemerintah juga mempercepat penambahanprogram Sekolah Rakyat yang ditargetkan mulai beroperasi pada April 2026, di...
- Advertisement -

Baca berita yang ini