Minuman Alkohol Bisa Sebabkan Kanker Prostat, Mitos atau Fakta?

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Psikolog anak, Seto Mulyadi atau akrab disapa Kak Seto mengabarkan dirinya divonis kanker prostat. Kabar tersebut sontak mengejutkan netizen. Pasalnya, mereka sering melihat kesehatan Kak Seto di sosial media dalam kondisi sehat.

Prostat adalah bagian dari sistem reproduksi pria yang terletak di bawah kandung kemih. Pada dasarnya, kanker pada prostat merupakan penyakit yang sangat ditakuti para pria.

Sel kanker bisa tumbuh pada prostat secara perlahan tanpa disadari. Bahkan, bisa menyebar dengan sangat cepat.

Tak hanya itu, gaya hidup tak sehat yang biasa dilakukan pria sehari-hari juga bisa memicu terjadinya kanker prostat. Salah satunya yang dianggap sebagai pemicu kanker prostat ialah minuman beralkohol.

Lantas, apa benar minuman alkohol menjadi penyebab terjadinya kanker prostat pada pria? Mitos atau fakta?

Dikutip dari Hello Sehat, kemungkinan alkohol menyebabkan kanker prostat memang ada. Namun, belum ada satu penelitian pun yang menyatakan secara tegas bahwa alkohol dan kanker prostat saling berhubungan.

Tetapi, sebuah penelitian yang dilakukan tahun 2016 menyimpulkan bahwa pria yang mengonsumsi alkohol lebih berisiko terhadap paparan penyakit dibandingkan mereka yang tidak. Meski tidak ditemukan bukti bahwa alkohol sebabkan kanker prostat, sebuah survei pada tahun 2017 terhadap 611.169 peserta, menyimpulkan bahwa konsumsi anggur putih dalam jumlah sedang dapat meningkatkan risiko kanker.

Semantara itu, situs Hello Sehat menjelaskan mengapa masyarakat banyak yang keliru dan mengatakan minuman alkohol bisa sebabkan kanker prostat. Hal itu diakibatkan gejala kanker prostat dengan efek pascameminum alkohol hampir sama.

Biasanya, seseorang yang mengalami kanker prostat jarang mengalami gejala, kecuali sudah di tahap serius. Gejala yang biasa dirasakan meliputi buang air kecil lebih sering, hingga kesulitan mencapai ereksi.

Begitu pula jika seseorang meminum minuman alkohol. Minum banyak alkohol dapat membuat seseorang buang air kecil lebih sering dan mengalami kesulitan mencapai ereksi. Itulah mengapa banyak orang keliru dan mengatakan alkohol adalah penyebab kanker prostat.

Meski demikian, mengonsumi minuman alkohol berlebihan memang tak disarankan. Menghindari alkohol mungkin adalah langkah terbaik daripada harus bingung menimbang-nimbang risiko yang akan datang.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Aksi OPM Merusak Pendidikan dan Menghambat Kemajuan Papua

Oleh: Petrus Pekei* Papua adalah tanah harapan, tempat masa depan generasi muda bertumbuh melalui pendidikan, kerja keras, dan persaudaraan. Setiap upaya yang mengganggu ketenangan dan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat Papua sejatinya berseberangan dengan cita-citabesar tersebut. Karena itu, penguatan narasi damai dan dukungan terhadap kehadiran negara menjadi energi utama untuk memastikan Papua terus melangkah maju. Di tengah dinamikakeamanan, bangsa ini menunjukkan keteguhan sikap bahwa keselamatan warga sipil, keberlanjutan pendidikan, dan pembangunan berkeadilan adalah prioritas yang tidak dapatditawar. Peristiwa kekerasan yang menimpa pekerja pembangunan fasilitas pendidikan di Yahukimomenggugah solidaritas nasional. Respons publik yang luas memperlihatkan kesadarankolektif bahwa pendidikan adalah fondasi masa depan Papua. Sekolah bukan sekadarbangunan, melainkan simbol harapan, jembatan menuju kesejahteraan, dan ruang aman bagianak-anak Papua untuk bermimpi. Ketika ruang ini dilindungi bersama, optimisme tumbuhdan kepercayaan terhadap masa depan kian menguat. Dukungan masyarakat terhadap langkahtegas aparat keamanan merupakan bentuk kepercayaan pada negara untuk memastikan rasa aman hadir nyata hingga ke pelosok. Narasi persatuan semakin kokoh ketika tokoh-tokoh masyarakat Papua menyampaikanpandangan yang menyejukkan. Sekretaris Jenderal DPP Barisan Merah Putih Republik Indonesia, Ali Kabiay, menegaskan pentingnya perlindungan warga sipil dan keberlanjutanpembangunan, khususnya pendidikan. Pandangannya menekankan bahwa stabilitas adalahprasyarat utama bagi kesejahteraan, dan negara perlu bertindak tegas serta terukur agar ketenangan sosial terjaga. Ajakan kepada masyarakat untuk tetap waspada, memperkuatkomunikasi dengan aparat, dan menolak provokasi menjadi penopang kuat bagi ketertibanbersama. Sikap serupa juga disuarakan oleh...
- Advertisement -

Baca berita yang ini