Lebih Sibuk di Proyek MSG Wannabe, Ji Suk Jin Diolok-olok Member ‘Running Man’

Baca Juga

MATA INDONESIA, SEOUL – Meski menjadi anggota tertua, Ji Suk Jin terus menjadi bahan olok-olokan member ‘Running Man’. Dalam episode terbaru ia dinyinyiri soal pekerjaannya dengan grup proyek MSG Wannabe.

Dalam episode yang tayang pada Minggu 27 Juni 2020, “Running Man” mengadakan “liburan khusus” dengan mengundang aktris Han Chae Young dan penyanyi dan aktris Heo Young Ji. Olok-olokan ini diawali oleh Jun So Min

Jun So Min menggoda, “Tidak peduli seberapa keras kita bermain hari ini, Ji Suk Jin tidak akan berisik karena dia harus menyimpan suaranya untuk bernyanyi.”

Yang Se Chan menyindir, “Dia sepenuhnya menjadi penyanyi sekarang.” HaHa pun ikut menimpalinya dengan bercanda, “Di YouTube, dia tiba-tiba mulai bernyanyi sambil merobek nametag.”

Ji Suk Jin saat ini muncul di MBC “How Do You Play?”, di mana Yoo Jae Suk memproduksi grup proyek baru yang disebut “MSG Wannabe.” Proyek ini telah menghasilkan beberapa lagu lama yang mengalami kebangkitan di tangga lagu, termasuk lagu dari LABOUM dan SG Wannabe.

Ji Suk Jin adalah salah satu dari delapan finalis yang telah dipilih untuk grup tersebut. MSG Wannabe baru-baru ini merilis dua lagu baru sebagai unit yang saat ini berada di peringkat No. 1 dan No. 2 di chart realtime seperti Melon, Genie, dan Bugs.

Kemudian, Song Ji Hyo, Ji Suk Jin, Jun So Min, dan Yang Se Chan membentuk tim bersama. Yang Se Chan meminta Ji Suk Jin menaikkan nada suaranya dan menyindir bahwa dia masih mengatur suaranya untuk grup vokal.

Song Ji Hyo berkata, “Apakah kamu benar-benar melakukan itu karena ‘How Do You Play?’ Ini mengecewakan. Kami sudah bersama selama 10 tahun.”

un So Min menambahkan, “Dia juga banyak berkomentar di akun media sosial mereka! Dia tidak melakukan itu untuk kita.” Yang Se Chan menggoda, “Dia pasti menganggap kita memalukan.”

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini