Koleksi ‘Louis Vuitton’ Terakhir dari Virgil Abloh Viral Karena Bentuknya, Tertarik Beli?

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Belum lama ini, salah satu tas koleksi Louis Vuitton jadi sorotan netizen. Pasalnya, tas itu berbentuk kaleng cat dengan diberi harga yang tentunya fantastis.

Koleksi ini diperkenalkan saat perhelatan ‘Men’s Fall/Winter 2022’. Tas ini merupakan salah satu karya terakhir dari Virgil Abloh, di mana telah didesain sebelum dia dinyatakan meninggal dunia pada November 2021 lalu.

Tasnya dirancang semirip mungkin seperti kaleng cat pada umumnya. Terutama pegangan logam krom yang dipoles dipinggiran tasnya yang terlihat semakin mirip dengan kaleng cat asli.

Tas Louis Vuitton ini tersedia dengan enam warna, yakni ungu, hijau, biru, merah, kuning, dan oranye. Ukurannya sekitar 13,5x17x7 cm.

Nah, yang buat tak heran dengan tas bermerek ini adalah harganya. Untuk memesan satu tas ini kalian perlu merogoh kocek sekitar 2.360 Dolar AS atau sekitar 35 juta Rupiah.

Tertarik beli?

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Penyerahan Dana 11.4 T Bukti Ketegasan Hukum dan Integritas Pemerintah Selamatkan Aset Negara

Oleh: Ahmad SubarkahPemandangan tumpukan uang tunai senilai Rp11,4 triliun di Kantor Kejaksaan Agung pada Jumat, 10 April 2026, bukan sekadar seremonial birokrasi biasa yang kerap menghiasi layarkaca. Bagi publik yang jeli melihat arah kebijakan nasional, peristiwa tersebut adalah proklamasiatas babak baru penegakan hukum di Indonesia, yakni sebuah fase di mana hukum tidak hanyaberfungsi memenjarakan badan, tetapi juga secara agresif memulihkan urat nadi perekonomiannegara. Di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto yang baru berjalan sekitar satu setengahtahun, langkah strategis melalui Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (PKH) telah menjelmamenjadi instrumen penyelamat fiskal yang sangat konkret dan terukur. Fenomena ini menandaipergeseran paradigma penegakan hukum dari yang bersifat retributif semata menjadi restitusifinansial yang masif demi kepentingan rakyat banyak.Langkah pemerintah dalam menarik denda administratif dan menyita aset hasil kejahatan sektorkehutanan merupakan jawaban cerdas sekaligus berani atas tantangan defisit anggaran yang sedang membayangi. Sebagaimana diketahui, data kuartal pertama tahun 2026 menunjukkanbahwa APBN per 31...
- Advertisement -

Baca berita yang ini