Kisah Nyata Film ‘Ayla, The Daughter of War’ Viral di TikTok, Ini Sinopsisnya!

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Belakangan ini film ‘Ayla, The Daughter of War’ menjadi perbincangan netizen. Potongan video dari film ini seliweran di For Your Page (FYP) Tiktok.

Banyak netizen yang merekomendasikan film ini untuk ditonton. Hal ini karena film ini diangkat dari kisah nyata serta memiliki cerita yang bagus hingga membuat penontonnya menangis.

‘Ayla, The Daughter of War’ berkisah tentang seorang tentara Turki bernama Suleyman yang mempunyai anak korea bernama Ayla. Film ini menjadi salah satu nominasi Piala Oscar untuk film luar negeri terbaik, bahkan masuk kedalam nominasi film Turki untuk film asing terbaik di Academy Award ke – 90.

Lantas, film ini menceritakan tentang apa sih? Simak ulasan berikut!

Film ini bergenre perang dan drama. Perang selalu menciptakan pengalaman yang menghancurkan, yang pernah dialami umat manusia. Tapi ada pepatah dari filsuf Romawi terkenal Seneca, ‘Di mana ada manusia, di situ ada peluang kebaikan.’ Memang, film ini adalah penggambaran yang sempurna dari pemikiran itu.

Awal kisah, setelah perang dunia 2 pecahlah perang antara Korea Selatan dan Korea Utara pada tahun 1950-an. Turki saat itu menjadi pasukan perdamaian di bawah naungan PBB.

Di bawah komando Jenderal Tahsin Yazici, 5090 tentara Turki dikirim ke Republik Korea. Sersan Suleyman Dilbirligi, berusia 25 tahun, adalah salah satu dari ribuan tentara Turki yang pergi ke Korea dengan sukarela.

Suleyman adalah seorang pria yang ingin menikahi seorang gadis cantik dan menetap dengan mata pencaharian standar. Tetapi untuk menemukan petualangan, dia menyetujui misi itu dengan rekannya Ali yang merupakan tokoh sentral lain dari film tersebut.

Suatu malam ketika unit Turki kembali ke pangkalan setelah pertarungan berdarah, Suleyman tersandung ke tanah dan melihat sedikit gerakan dari semak-semak. Terjebak di antara dua pilihan baik musuh atau binatang, Suleyman menemukan seorang gadis lima tahun dari semak-semak menggigil kedinginan dan ketakutan. Di antara kekejaman perang, gadis itu ditinggalkan oleh keluarganya dan seluruh desa dibantai.

Di tengah perang, tidak mungkin menemukan keluarga anak itu sehingga mereka membawanya ke kamp dan memberinya nama Turki Ayla yang berarti seperti bulan. Segera, Ayla menjadi perhatian semua orang yang tinggal di kamp tentara.

Dia mulai memanggil Suleyman Baba, yang merupakan seorang ayah di Turki dan rekan-rekannya yang lain menjadi pamannya. Begitulah kisah cinta dermawan yang bonafid dimulai. Meskipun Suleyman bukan ayah kandungnya, tetapi kasih sayangnya terhadapnya lebih dari itu.

Menjadi simbol terpenting seorang ayah Suleyman merawat Ayla selama 15 bulan. Kemudian masalah dimulai yang akan membawanya ke dilema baik kembali ke Turki atau tinggal di Korea.

Ia harus pulang karna waktu tugasnya habis dan harus memenuhi janjinya kepada Nuran untuk menikah, namun di sisi lain ia sangat berat untuk meninggalkan Ayla. Sementara teman-temanya kembali ke Turki, Suleyman memutuskan untuk tinggal beberapa waktu lagi untuk mengurus Ayla.

Hal sangat sedihpun terjadi pada saat keduanya benar-benar tidak ingin dipisahkan sampai-sampai Suleyman menyelundupkan Ayla ke dalam koper agar ia bisa membawa Ayla bersamanya ke Turki. Namun usaha tersebut ketahuan oleh pihak yang berwenang, dan akhirnya ia harus kembali ke negara asalnya tanpa membawa Alya. Sebelum ia pergi, ia ingin memastikan di mana Ayla akan tinggal.

Ayla akhirnya ditangani oleh pihak yang berwenang dan dimasukkan ke sekolah Ankara School sekolah khusus anak-anak korban perang.Dan mereka benar-benar berpisah, Suleyman berjanji kepada Ayla ia kan menemuinya lagi. Suleyman harus menerima kenyataan pahit sesampainya di Turki bahwa Nuran sudah menikah dengan orang lain.

Untuk melupakan kesedihan dan melanjutkan hidupnya ia memutuskan menikah dengan gadis pilihan ayahnya bernama Nimet dan pindah ke kota lain. Berbulan-bulan, bertahun-tahun Suleyman tidak pernah melupakan Ayla dan tidak lelah mencari. Namun tidak banyak hasil dan catatan seorang gadis korea bernama Ayla, ini karna Ayla tidak pernah menyebutkan nama asli Koreanya.

Buat yang penasaran gimana akhir ceritanya! Tonton filmnya di plarform streaming film resmi ya!

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG dan Komitmen Pemerintah dalam Transparansi Anggaran Jaminan Gizi Berkualitas

Oleh: Dhita Karuniawati )* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintah terus diperkuat dari sisitata kelola anggaran agar pelaksanaannya berjalan transparan, akuntabel, dan tepatsasaran. Pemerintah menegaskan bahwa setiap komponen pembiayaan dalamprogram ini telah diatur secara ketat dan harus mengikuti standar yang telah ditetapkan. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa manfaat program benar-benar dirasakanoleh masyarakat, terutama anak-anak sebagai penerima utama program. Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai lembaga yang bertanggung jawab dalampelaksanaan MBG menegaskan bahwa anggaran untuk bahan makanan dalamprogram tersebut telah ditentukan secara jelas. Besaran anggaran tersebut beradapada kisaran Rp8.000 hingga Rp10.000 per porsi makanan, bukan Rp15.000 sepertiyang sempat beredar di masyarakat. Kebijakan ini ditetapkan agar penyedia makanandapat memenuhi kebutuhan gizi yang seimbang bagi para penerima manfaat tanpamengabaikan prinsip efisiensi anggaran negara. Wakil Kepala Badan Bidang Komunikasi dan Investigasi BGN, Nanik S. Deyang, mengatakan bahwa angka Rp13.000–Rp15.000 yang muncul di beberapa sumber tidakmurni untuk bahan makanan, melainkan sudah termasuk biaya operasional, insentifmitra pelaksana, serta kebutuhan pendukung lain. BGN menegaskan bahwa semua penerima manfaat tetap akan memperoleh makananyang bergizi dan aman dikonsumsi. Setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) wajib mengawasi kualitas bahan makanan, memastikan menu sesuai standar gizi yang ditetapkan. Nanik mengatakan Program MBG tetap memperhatikan kelompok prioritas seperti ibuhamil, ibu menyusui, dan balita usia 6–59 bulan. Kualitas makanan menjadi prioritasutama agar tujuan gizi masyarakat tercapai secara optimal. Masyarakat juga diberikan ruang untuk melaporkan dugaan penyimpangan dalam menu MBG. BGN memastikan setiap laporan akan ditindaklanjuti sesuai prosedur yang berlaku, demi menjaga transparansi dan akuntabilitas program. Dengan penegasan ini, BGN berharap publik memahami bahwa anggaran untuk bahanmakanan MBG tetap sesuai aturan Rp8.000–Rp10.000, dan setiap penerima manfaattetap memperoleh makanan bergizi tanpa mengurangi kualitas. Selain pengaturan standar anggaran, pemerintah juga memperkuat aspek transparansimelalui pengembangan sistem pelaporan keuangan yang terintegrasi. Upaya inidilakukan untuk memastikan bahwa seluruh proses pengelolaan dana dalam program MBG dapat dipantau dan diaudit dengan lebih mudah. Pemerintah melalui Badan Gizi Nasional (BGN) bersama Kementerian Keuangan(Kemenkeu) meluncurkan E-Learning Penyusunan Laporan Keuangan pada SatuanPelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) serta Aplikasi Pelaporan Keuangan SPPG. Hal itusesuai dengan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang perbendaharaan negaradan peraturan menteri keuangan nomor 168/ PMK.05/ 2015 sttd. PMK 173/PMK.05/2016 dan PMK...
- Advertisement -

Baca berita yang ini