Irwansyah Postif Covid-19 Lagi

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Aktor Irwansyah kembali terpapar Covid-19. Dia sudah dua hari menjalani isolasi mandiri.

Bagi Irwansyah, ini adalah kali kedua dia dinyatakan positif Covid-19. Pertama kali dia terpapar Covid-19 pada Juli 2021 lalu. Suami Zaskia Sungkar itu memperlihatkan tangkapan layar sedang video call dengan san putra, Ukkasya.

“Baru pisah 2 hari malem aja sm dia dah kangen bageeet MasyaAllah, tunggu abi negative ya naak , miss you,” tulis Irwansyah, di Instagram.

Irwansyah harus terpisah dari Zaskia dan Ukkasya karena menjalani isolasi mandiri. Zaskia menyebut sang putra sudah rindu dengan ayahnya.

“Masyaallah yg beberapa hari ini gak mau pisah sama sekali sama maminya ketoilet pun harus liat maminya , kalau gak teriak kykny kangen abi ya nak kyk ada yg hilang,” kata Zaskia.

“Syafakallah buat abi dan lainya Semoga di bulan Ramadan nanti kita dalam keadaan yg sudah baik semua , sehat wal afiyat insyaAllah aamin ya Rabb,” ujarnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Dukung Skenario Antisipatif Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Rupiah

Oleh: Cahya Rumisastro)*Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan di tengah tekanan global yang belummereda dan dinamika ekonomi internasional yang cenderung fluktuatif. Dalamsituasi ini, dukungan pemerintah terhadap langkah antisipatif yang disiapkan olehBank Indonesia (BI) menjadi krusial untuk memastikan stabilitas moneter tetapterjaga.Untuk diketahui nilai tukar rupiah masih mengalami fluktuasi beberapa hari terakhir. Nilai tukar Rupiah pada Rabu, 8 April 2026, menunjukkan penguatan 0,64 persen keposisi 16.995 per USD, setelah sebelumnya ditutup di atas Rp17 ribu per USD pada7 April akibat tertekan penguatan indeks dolar global. Namun rupiah kembalimengalami pelemahan pada Kamis, 9 April 2026, sebesar 0,11 % ke posisi 17.030 per USD. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai angka tersebut masih beradadalam cakupan skenario yang disiapkan oleh pemerintah. Di samping itu, pergerakan tersebut tidak serta-merta mengganggu postur Anggaran dan BelanjaNegara (APBN), mengingat Kementerian Keuangan telah menyiapkan berbagaiinstrumen simulasi Bersama BI guna mengantisipasi gejolak pasar. Purbaya mengatakan, pemerintah tidak hanya bergantung pada asumsi nilai tukardalam penyusunan anggaran. Sebaliknya beberapa parameter simulasi disiapkansebagai langkah antisipasif terhadap dinamika global. Purbaya menyatakan kepercayaan penuh terhadap kemampuan BI dalam menjagastabilitas nilai tukar rupiah...
- Advertisement -

Baca berita yang ini