Hilary Duff Anggap Reboot ‘Lizzie McGuire’ Takutkan Disney, Kenapa?

Baca Juga

MATA INDONESIA, LOS ANGELES – Hilary Duff baru-baru ini berbagi pendapatnya tentang kebangkitan Disney dan serial yang dibintanginya telah ‘menakutkan’ Disney. Padahal aktris ini ingin serial ‘Lizzie McGuire’ dibuatkan rebootnya.

Melansir dari Screen Rant, Duff membuka alasannya tentang perasaannya dari serial ‘Lizzie McGuire’ yang kemungkinan dibatalkan pembuatan rebootnya pada Desember 2020. Hal ini menunjukkan bahwa Disney mewaspadai kemungkinan konten kebangkitan alias reboot.

Duff sudah berharap akan menggambarkan dengan benar bagaimana Lizzie menjalani hidup yang berusia 30 tahun. Aktris ini menyangkal bahwa itu akan menampilkan situasi yang dianggap terlalu dewasa.

Ia juga menyimpulkan bahwa sementara ini masih berharap untuk memastikan cerita Lizzie yang lebih tua tapi tetap otentik. Duff juga merasa ketakutan Disney mengenai aspek potensial telah membuat perusahaan ketakutan.

“(Lizzie) harus berusia 30 tahun (dengan) melakukan hal-hal (yang biasa dilakukan oleh) usia 30 tahun. Dia tak perlu melakukan bong rip dan melakukan one-night stand sepanjang waktu, tapi itu harus otentik. Kupikir (Disney) ketakutan,” kata Duff.

Sebelumnya memang Disney+ telah mengumumkan kebangkitan Lizzie McGuire tapi tampaknya mereka akan membatalkannya. Sebab perusahaan itu masih sangat waspada terhadap persepsi layanan streamingnya.

Sementara itu, Hilary Duff telah memainkan perannya sebagai karakter Lizzie McGuire melalui tayangan asli sitkom Disney Channel dari 2001 sampai 2004.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini