Hari Tanpa Tembakau, YHP: Cara Membuat Milenial Berhenti Merokok

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Tepat hari ini, Senin 31 Mei 2021 di peringati sebagai Hari Tanpa Tembakau Sedunia. Dalam momen tersebut, masyarakat diimbau untuk kembali menjalani hidup sehat dan tidak merokok.

Dalam peringatan tersebut, Young Health Prgramme dari AstraZeneca Indonesia menggelar webinar sebagai bentuk dukungan untuk Hari Tanpa Tembakau. Dalam acara tersebut, Budi Kurniawan, selaku Manager YHP Programme menyampaikan bagaimana membuat anak muda memulai hidup sehat dan tidak merokok.

“Biasanya remaja akan lebih suka komunikasi dengan sesama mereka. Maka, kita perlu melakukan pendekatan secara holistik, agar anak muda bisa berhenti dan tidak merokok,” katanya dalam acara tersebut, Senin 31 Mei 2021.

Sementara itu, Budi juga mengatakan bahwa peran orangtua di rumah serta guru juga berpengaruh pada kebiasaan anak muda untuk tidak merokok. Maka, ada baiknya orangtua dan guru mencontohkan perilaku yang baik dan sehat pada anak.

“Orangtua atau guru di sekolah harus mendorong untuk mencontohkan yang baik pada anak, makanya sekarang sudah banyak wilayah-wilayah khususnya sekolah yang bertuliskan wiayah bebas asap rokok,” ucap Budi.

Lebih lanjut, pihak YHP menjelaskan bahwa anak muda perlu memberlakukan hidup sehat sejak dini dan menjauhi rokok serta alkohol. YHP juga mengajak remaja untuk lebih aktif bergerak, rutin memeriksakan kesehatan serta melakukan diet dengan baik.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Pembangunan Infrastruktur Sekolah Rakyat jadi Tonggak Pemerataan Pendidikan

Oleh: Didin Waluyo)* Komitmen pemerintahan Prabowo Subianto dalam mewujudkan akses pendidikanyang lebih merata terlihat semakin nyata. Pemerintah akhirnya menetapkanDesember 2025 sebagai titik awal pembangunan Infrastruktur Sekolah Rakyat.  Langkah ini dipandang sebagai dorongan baru untuk menegaskan bahwapendidikan tidak boleh menjadi hak istimewa bagi segelintir kelompok saja.Pembangunan ini juga menjadi sinyal kuat bahwa negara mulai menempatkankualitas dan aksesibilitas pendidikan sebagai prioritas utama.  Pembangunan infrastruktur ini masuk dalam pembangunan tahap II yang dilakukandi 104 lokasi di seluruh Indonesia. Dengan memulai proyek pada akhir 2025, pemerintah ingin memastikan bahwa percepatan pembangunan dapat segeradirasakan oleh masyarakat luas. Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengatakan, Pembangunan Sekolah Rakyat Adalah bentuk nyata komitmen pemerintah untuk membangunsumber daya manusia yang unggul. Ia menjelaskan bahwa Pembangunan tahap II dilakukan guna memperluas akses Pendidikan berkualitas bagi anak-anak darikeluarga kurang mampu.  Berdasarkan data yang dihimpun dari Kementerian PU, total anggaran yang dialokasikan untuk percepatan pembangunan Sekolah Rakyat ini sebsar Rp20 triliun, yang mana biaya pembangunan diperkirakan Rp200 miliar per sekolah. Sementara itu 104 lokasi yang tersebar antara lain, 27 lokasi di Sumatera, 40 lokasidi Jawa, 12 lokasi di Kalimantan,...
- Advertisement -

Baca berita yang ini