Drama Baru Ji Chang Wook akan Tayang pada 10 Agustus 2022

Baca Juga

MATA INDONESIA, SEOUL – Akhirnya KBS mengumumkan jadwal penayangan drama baru Ji Chang Wook. Drama ‘If You Wish Upon Me’ akan tayang pada 10 Agustus 2022.

Melansir dari Donga, drama ini dijadwalkan tayang perdana pada 10 Agustus 2022 pukul 21.50 waktu setempat. Sayangnya, masih belum diketahui platform OTT mana yang akan menayangkan drama ini.

Drama ini akan dibintangi oleh Ji Chang Wook dan Sooyoung SNSD.

Ini merupakan sebuah drama yang terinspirasi oleh sebuah organisasi nyata di Belanda. Di mana organisasi itu dipenuhi oleh keinginan pasien kanker stadium akhir.

Ji Chang Wook akan berperan sebagai Yoon Gyeo Re yang nyaris tidak bisa bertahan hidup. Karakter ini memiliki kebiasaan yang menyebabkan dirinya sakit dengan membuat tato di sekujur tubuhnya.

Sedangkan Sooyoung akan berperan sebagai Seo Yeonjoo yang merupakan seorang perawat di hospice.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Teknologi dan Infrastruktur Air Menjadi Andalan Menghadapi Tantangan Kemarau

Oleh: Rendra Fathian )*Pemerintah terus memperkuat berbagai langkah antisipatif dalammenghadapi musim kemarau 2026 yang diperkirakan berlangsung lebihkering dibandingkan kondisi normal. Tantangan perubahan iklim dan potensi fenomena El Nino mendorong pemerintah untuk mengedepankanpemanfaatan teknologi serta penguatan infrastruktur air sebagaiinstrumen utama dalam menjaga ketahanan masyarakat, keberlanjutansektor pertanian, dan stabilitas pembangunan nasional.Upaya pemerintah tersebut menunjukkan bahwa pemerintah tidak hanyaberfokus pada penanganan dampak setelah bencana terjadi, tetapi juga menempatkan mitigasi sebagai bagian penting dari strategi pembangunan. Pendekatan yang berbasis data, teknologi, dan koordinasilintas sektor menjadi fondasi untuk memastikan masyarakat dapatmenghadapi musim kemarau dengan kesiapan yang lebih baik.Peringatan mengenai potensi kemarau yang lebih kering telahdisampaikan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, menjelaskan bahwa Indonesia berpotensi mengalami fenomena El Nino pada tahun 2026. Prediksitersebut telah disampaikan sejak Maret 2026 dan kemudian diperkuatoleh informasi yang dirilis Organisasi Meteorologi Dunia (WMO) pada awal Juni 2026.Menurut Faisal, El Nino dan musim kemarau merupakan dua fenomenayang berbeda, namun keduanya dapat memengaruhi kondisi curah hujandi berbagai wilayah Indonesia. Hasil pemantauan BMKG hingga akhir Mei menunjukkan indeks ENSO telah mencapai angka yang mengindikasikankondisi El Nino, sementara sebagian wilayah Indonesia telah memasukimusim kemarau.Pemanfaatan teknologi dalam pengelolaan risiko iklim menjadi salah satukekuatan yang dimiliki Indonesia saat ini. Dukungan data dari BMKG, pemantauan satelit, serta sistem peringatan dini memungkinkanpemerintah daerah dan berbagai instansi terkait mengambil keputusanberdasarkan kondisi aktual di lapangan. Pendekatan ini jauh lebih efektifdibandingkan mengandalkan respons setelah dampak kekeringan mulaidirasakan masyarakat.Di Jawa Barat, misalnya,...
- Advertisement -

Baca berita yang ini