Doa Orang Tua untuk Anak agar Tak Terjerumus ke Pergaulan yang Salah

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Kehadiran seorang anak tentu menjadi kebanggaan tersendiri bagi para orang tua, apalagi yang baru berumahtangga. Setiap orang tua tentu berharap anaknya bisa tumbuh dan berkembang menjadi anak yang berbakti kepada keluarga dan negara.

Berikut doa kristen dari orang tua untuk anak agar selalu dilindungi dan diberkati Tuhan :

Tuhan Yesus yang Maha Baik, terima kasih telah menganugerahkan anak yang begitu lucu dan aktif dalam keluarga kecil kami. Terima kasih pula karena telah memercayakan dia kepada kami untuk kami asuh dan didik. Kepercayaan-Mu kepada kami adalah semangat untuk menumbuhkan anak kami.

Namun kami tidak bisa terus mengawasi anak kami, ada kalanya dia harus lepas sendiri terutama ketika di sekolah atau sedang berkumpul dengan teman-temannya.

Untuk itu, dari lubuk hati terdalam kami mohon kepada-Mu agar anak kami dapat menjadi anak yang berbakti kepada guru, mematuhi tata tertib sekolah, memiliki banyak teman dan tak terpengaruh dengan pergaulan yang salah.

Kami juga memohon kepada-Mu agar anak kami dapat menjadi anak yang cerdas, pintar, serta mampu membantu teman-temannya yang kesulitan belajar. Kami ingin anak kami tumbuh menjadi anak yang baik di sekolah. Hanya kepada-Mu kami berdoa, Tuhan Yesus Kristus, Amin.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Demo Mahasiswa dan Pentingnya Membaca Kondisi Bangsa Dengan Nalar dan Optimisme

Oleh: Ethan Shabir Uttara *)Gelombang demonstrasi mahasiswa yang mengangkat isu ekonomi kembali hadir dalamruang publik Indonesia. Fenomena ini sesungguhnya bukan sesuatu yang baru. Sejak awalkemerdekaan hingga era demokrasi modern saat ini, mahasiswa selalu menjadi bagianpenting dalam proses kontrol sosial terhadap kebijakan negara. Kritik, protes, dan penyampaian aspirasi merupakan hak konstitusional yang dijamin dalam sistem demokrasi.Namun demikian, dalam isu ekonomi, terdapat satu tantangan yang sering muncul: kecenderungan melihat persoalan dari satu sisi tanpa mempertimbangkan gambaran yang lebih utuh. Padahal ekonomi merupakan bidang yang kompleks, dipengaruhi oleh banyakvariabel domestik maupun global, sehingga membutuhkan pembacaan yang lebihkomprehensif daripada sekadar melihat gejala-gejala yang tampak di permukaan.Belakangan ini sejumlah aksi demonstrasi mengangkat berbagai isu mulai dari kemiskinan, korupsi, program bantuan sosial, hingga berbagai program prioritas pemerintah. Aspirasitersebut tentu patut dihargai. Namun pertanyaan yang juga perlu diajukan adalah apakahnarasi yang berkembang telah mencerminkan keseluruhan realitas yang sedang berlangsung?Dalam sebuah diskusi publik yang membahas hubungan antara gerakan mahasiswa dan kebijakan negara, Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi, Hasan Nasbi, mengingatkan bahwa demonstrasi mahasiswa adalah bagian yang wajar dalam demokrasiIndonesia. Namun ia juga menekankan pentingnya melihat seluruh aspek secara objektif agar penilaian terhadap kondisi bangsa tidak hanya didasarkan pada satu sudut pandang. Pemerintah, menurutnya, tidak menolak kritik, melainkan berupaya menghadirkan gambaranyang lebih lengkap kepada masyarakat. Dalam konteks ekonomi, pendekatan semacam ini sangat relevan. Sebagai contoh, isukemiskinan sering menjadi bahan kritik. Namun pada saat yang sama, pemerintah juga sedang menjalankan berbagai program yang secara langsung menyasar kelompok masyarakatrentan. Program Makan Bergizi Gratis (MBG), misalnya, tidak hanya bertujuanmeningkatkan kualitas gizi anak-anak Indonesia, tetapi juga membangun ekosistem ekonomibaru di tingkat lokal melalui keterlibatan petani, peternak, pemasok pangan, dan pelaku usahakecil di daerah. Demikian pula dengan Sekolah Rakyat yang ditujukan bagi anak-anak dari keluarga paling miskin. Program tersebut berangkat dari keyakinan bahwa pendidikan merupakan instrumenpaling efektif untuk memutus rantai kemiskinan antargenerasi. Bersamaan dengan itu, pemerintah juga memperluas akses pendidikan tinggi melalui anggaran KIP Kuliah yang menjangkau lebih dari satu juta mahasiswa. Tentu tidak ada kebijakan yang sempurna. Namun yang perlu dicermati adalah apakahpemerintah menunjukkan kemauan untuk melakukan evaluasi dan perbaikan. Dalam kasusMBG misalnya, pemerintah melakukan moratorium penambahan dapur baru untuk fokuspada peningkatan kualitas pelaksanaan program dan efisiensi anggaran....
- Advertisement -

Baca berita yang ini