Pemerintah Tegaskan Tidak Ada Blackout Total, Masyarakat Diminta Ikuti Informasi Resmi

Baca Juga

Mata Indonesia, Jakarta – Pemerintah mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi terkait isu pemadaman listrik total selama tiga hari di wilayah Jawa dan Bali. Klarifikasi resmi telah disampaikan oleh PT PLN (Persero) yang memastikan bahwa informasi tersebut tidak benar dan merupakan hoaks.

Belakangan ini beredar pesan di media sosial dan grup percakapan yang menyebutkan akan terjadi pemadaman listrik total akibat pemeliharaan jaringan listrik. Informasi tersebut sempat menimbulkan kekhawatiran di masyarakat. Namun, PLN menegaskan bahwa kabar tersebut bukan berasal dari perusahaan dan tidak memiliki dasar yang dapat dipertanggungjawabkan.

Executive Vice President Komunikasi Korporat dan TJSL PT PLN (Persero), Gregorius Adi Trianto, menegaskan bahwa informasi mengenai pemeliharaan jaringan yang menyebabkan pemadaman selama tiga hari nonstop adalah tidak benar.

“PT PLN (Persero) menegaskan bahwa informasi mengenai pemeliharaan jaringan terencana total di Jawa dan Bali yang akan mengakibatkan pemadaman selama tiga hari nonstop adalah tidak benar atau hoaks,” ujar Gregorius Adi Trianto.

Selain melalui pernyataan resmi, PLN juga menyampaikan klarifikasi melalui akun media sosial resminya. Dalam unggahan tersebut, PLN memastikan bahwa tidak ada rencana pemadaman listrik total selama tiga hari di wilayah Jawa-Bali.

“Tidak ada pemadaman listrik total selama tiga hari di wilayah Jawa-Bali,” tulis PLN.

PLN mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati dalam menerima maupun menyebarkan informasi yang belum jelas sumbernya. Penyebaran informasi yang tidak benar dapat memicu keresahan dan kesalahpahaman di tengah masyarakat.

“Hati-hati dengan informasi hoaks yang beredar terkait pemadaman listrik total selama tiga hari di wilayah Jawa-Bali. PLN terus berupaya memberikan pelayanan kelistrikan terbaik bagi masyarakat,” tulis PLN.

Masyarakat juga diimbau untuk memperoleh informasi terkait layanan dan operasional ketenagalistrikan hanya melalui saluran resmi PLN, baik melalui situs web, aplikasi PLN Mobile, maupun akun media sosial resmi perusahaan.

“Masyarakat dapat memperoleh informasi resmi terkait layanan dan operasional ketenagalistrikan melalui kanal komunikasi resmi PLN,” lanjut Gregorius.

Dengan adanya klarifikasi tersebut, masyarakat tidak perlu khawatir terhadap isu blackout total selama tiga hari di Jawa dan Bali. Pemerintah bersama PLN memastikan pasokan listrik tetap terjaga dan layanan kelistrikan kepada masyarakat berjalan sebagaimana mestinya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Demo Mahasiswa dan Pentingnya Membaca Kondisi Bangsa Dengan Nalar dan Optimisme

Oleh: Ethan Shabir Uttara *)Gelombang demonstrasi mahasiswa yang mengangkat isu ekonomi kembali hadir dalamruang publik Indonesia. Fenomena ini sesungguhnya bukan sesuatu yang baru. Sejak awalkemerdekaan hingga era demokrasi modern saat ini, mahasiswa selalu menjadi bagianpenting dalam proses kontrol sosial terhadap kebijakan negara. Kritik, protes, dan penyampaian aspirasi merupakan hak konstitusional yang dijamin dalam sistem demokrasi.Namun demikian, dalam isu ekonomi, terdapat satu tantangan yang sering muncul: kecenderungan melihat persoalan dari satu sisi tanpa mempertimbangkan gambaran yang lebih utuh. Padahal ekonomi merupakan bidang yang kompleks, dipengaruhi oleh banyakvariabel domestik maupun global, sehingga membutuhkan pembacaan yang lebihkomprehensif daripada sekadar melihat gejala-gejala yang tampak di permukaan.Belakangan ini sejumlah aksi demonstrasi mengangkat berbagai isu mulai dari kemiskinan, korupsi, program bantuan sosial, hingga berbagai program prioritas pemerintah. Aspirasitersebut tentu patut dihargai. Namun pertanyaan yang juga perlu diajukan adalah apakahnarasi yang berkembang telah mencerminkan keseluruhan realitas yang sedang berlangsung?Dalam sebuah diskusi publik yang membahas hubungan antara gerakan mahasiswa dan kebijakan negara, Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi, Hasan Nasbi, mengingatkan bahwa demonstrasi mahasiswa adalah bagian yang wajar dalam demokrasiIndonesia. Namun ia juga menekankan pentingnya melihat seluruh aspek secara objektif agar penilaian terhadap kondisi bangsa tidak hanya didasarkan pada satu sudut pandang. Pemerintah, menurutnya, tidak menolak kritik, melainkan berupaya menghadirkan gambaranyang lebih lengkap kepada masyarakat. Dalam konteks ekonomi, pendekatan semacam ini sangat relevan. Sebagai contoh, isukemiskinan sering menjadi bahan kritik. Namun pada saat yang sama, pemerintah juga sedang menjalankan berbagai program yang secara langsung menyasar kelompok masyarakatrentan. Program Makan Bergizi Gratis (MBG), misalnya, tidak hanya bertujuanmeningkatkan kualitas gizi anak-anak Indonesia, tetapi juga membangun ekosistem ekonomibaru di tingkat lokal melalui keterlibatan petani, peternak, pemasok pangan, dan pelaku usahakecil di daerah. Demikian pula dengan Sekolah Rakyat yang ditujukan bagi anak-anak dari keluarga paling miskin. Program tersebut berangkat dari keyakinan bahwa pendidikan merupakan instrumenpaling efektif untuk memutus rantai kemiskinan antargenerasi. Bersamaan dengan itu, pemerintah juga memperluas akses pendidikan tinggi melalui anggaran KIP Kuliah yang menjangkau lebih dari satu juta mahasiswa. Tentu tidak ada kebijakan yang sempurna. Namun yang perlu dicermati adalah apakahpemerintah menunjukkan kemauan untuk melakukan evaluasi dan perbaikan. Dalam kasusMBG misalnya, pemerintah melakukan moratorium penambahan dapur baru untuk fokuspada peningkatan kualitas pelaksanaan program dan efisiensi anggaran....
- Advertisement -

Baca berita yang ini