Ditinggal Jungmin, NCT New Team Debut Dengan 6 Member

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – SM Entertainment mengumumkan bahwa Jungmin disebutkan batal debut bersama NCT NEW TEAM karena masalah kesehatan. Hal tersebut disampaikan melalui akun resmi SM Entertainment pada Senin 2 Oktober 2023.

Dalam pernyataannya, SM Entertainment mengungkapkan Jungmin sedang mengalami masalah kesehatan. Hal tersebut pun yang mengharuskan Jungmin untuk menghentikan latihan dan aktivitasnya sehingga bisa fokus pada pengobatannya.

“Setelah mengonfirmasi angota pra-debut, NCT NEW TEAM bersiap untuk tampil di hadapan para penggemar melalui tur pra-debut yang akan dimulai pada tanggal 8 Oktober 2023. Namun, Jungmin baru-baru ini berhenti berlatih dan beraktivitas karena alasan kesehatan dan fokus pada pengobatan,” tulis SM Entertainment dalam keterangannya.

Mengingat kesehatan Jungmin menjadi prioritas utama, pihak agensi pun memutuskan untuk batal mendebutkannya bersama NCT NEW TEAM dan Jungmin akan kembali menjadi trainee. Keputusan itu diambil SM Entertainment setelah melakukan diskusi dengan Jungmin, anggota keluarga, serta tim medis.

“Setelah mempertimbangkan kesehatan Jungmin sebagai prioritas utama, Jungmin memutuskan untuk tidak bergabung dengan NCT NEW TEAM melainkan kembali sebagai trainee dan berkonsentrasi pada pemulihannya.”

Lebih lanjut, SM juga menyampaikan permohonan maaf atas berita yang mendadak terkait dengan pembatalan debut Jungmin. Agensi juga berjanji akan memberikan dukungan penuh kepada Jungmin agar fokus pada pengobatan dan pemulihannya.

Dengan batalnya pendebutan Jungmin, maka NCT NEW TEAM akan debut dengan 6 member yang terdiri dari Sion, Yushi, Riku, Sakuya, Daeyoung, dan Ryo. Agensi berharap para penggemar bisa memahami kondisi mereka.

“Oleh karena itu, NCT NEW TEAM akan aktif dengan 6 anggota. Kami sedang mempersiapkan yang terbaik untuk menunjukkan penampilan yang bagus kepada penggemar, jadi tolong beri kami dukungan hangat dan banyak perhatian. Sekali lagi, kami meminta pengertian yang tulus. Terima kasih,” tutup SM.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Dukung Skenario Antisipatif Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Rupiah

Oleh: Cahya Rumisastro)*Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan di tengah tekanan global yang belummereda dan dinamika ekonomi internasional yang cenderung fluktuatif. Dalamsituasi ini, dukungan pemerintah terhadap langkah antisipatif yang disiapkan olehBank Indonesia (BI) menjadi krusial untuk memastikan stabilitas moneter tetapterjaga.Untuk diketahui nilai tukar rupiah masih mengalami fluktuasi beberapa hari terakhir. Nilai tukar Rupiah pada Rabu, 8 April 2026, menunjukkan penguatan 0,64 persen keposisi 16.995 per USD, setelah sebelumnya ditutup di atas Rp17 ribu per USD pada7 April akibat tertekan penguatan indeks dolar global. Namun rupiah kembalimengalami pelemahan pada Kamis, 9 April 2026, sebesar 0,11 % ke posisi 17.030 per USD. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai angka tersebut masih beradadalam cakupan skenario yang disiapkan oleh pemerintah. Di samping itu, pergerakan tersebut tidak serta-merta mengganggu postur Anggaran dan BelanjaNegara (APBN), mengingat Kementerian Keuangan telah menyiapkan berbagaiinstrumen simulasi Bersama BI guna mengantisipasi gejolak pasar. Purbaya mengatakan, pemerintah tidak hanya bergantung pada asumsi nilai tukardalam penyusunan anggaran. Sebaliknya beberapa parameter simulasi disiapkansebagai langkah antisipasif terhadap dinamika global. Purbaya menyatakan kepercayaan penuh terhadap kemampuan BI dalam menjagastabilitas nilai tukar rupiah...
- Advertisement -

Baca berita yang ini