Diduga Gelapkan Uang Arisan Hingga Ratusan Juta, Krisna Mukti Ditangkap

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Baru-baru ini salah seorang artis yang bernama Krisna Mukti diringkus oleh pihak kepolisian. Artis ini dan sejumlah nama lainnya dilaporkan ke Polda Metro Jaya karena diduga telah melakukan tindakan penipuan.

Selain penipuan, Krisna Mukti juga diduga melakukan tindakan penggelapan uang senilai ratusan juta rupiah. Ia dilaporkan telah melanggar pasal 378 KUHP dan atau pasal 374 KUHP.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol E Zulpan mengonfirmasi laporan tersebut. Ia menyebut, kasus ini telah terjadi sejak 2018 saat pelapor mengikuti arisan bersama artis ini dan nama lainnya yang terlapor.

“Menurut pelapor, terlapor Krisna Mukti dkk ini belum juga membayar arisan yang harus dibayarkan kepada pelapor selaku ketua atau penanggung jawab arisan,” kata Zulpan.

Disebutkan bahwa para pelaku yang dilaporkan harus membayar ganti rugi dengan total 724,6 juta Rupiah. Namun pihak kepolisian masih menyelidiki lebih lanjut terkait kasus tersebut.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini