Di Video Klarifikasi, Baim Wong Mengaku Benci Dimintai Uang

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Nama Baim Wong beberapa waktu viral di kalangan netizen. Kali ini namanya viral bukan karena sikap dermawan yang selalu ia tunjukkan di berbagai konten Youtube-nya, melainkan karena sikap Baim yang dianggap angkuh terhadap lelaki tua yang diketahui bernama Suhud Arief.

Dalam video yang di upload di channel YouTube Baim, suami Paula Verhoven itu mencecar sang kakek. Baim beranggapan sang kakek membututinya berkilo-kilo meter untuk meminta uang. Saat itu Baim sedang mengendarai motor bersama sang anak, Kiano.

Baim merasa terganggu motornya dipepet oleh kakek Suhud sebab hal itu dapat menimbulkan bahaya. Sang kakek masih membututi sampai di depan rumah Baim. Ketika sampai di rumah, Baim pun langsung mencecar sang kakek.

“Ngapain ngejar-ngejar saya minta uang,” kata Baim.

Baim pun melanjutkan dengan membagikan uang kepada para driver ojek onlie di sekitar area tersebut sambil berkata “Nih.. kerja nih, kayak gini, dikasih duit. Jangan ngemis.”

Baim juga berkata di video tersebut bahwa sikap sang kakek malu-maluin. Melihat video ini netizen kecewa, mereka merasa sikap Baim tidak pantas dan reaksinya terlalu berlebihan.

“Sebenernya betul risih diikutin berkilo-kilo meter tapi bisa kan nolak secara halus ga kayak gitu muka bapaknya gak di blurr di permaluin depan kamera sama ojol sama ngasih duit di depan bapaknya yg jelas-jelas juga kerja itu lagi nawarin barang loh tolak secara halus bisa kan,” tulis pemilik akun twitter @Renjunxx.

“Haknya Baim Wong mau nolak, mau ngusir, mau dia negur tapi jangan pernah memberi makanan ke orang yang sudah kenyang di depan orang yang sedang kelaparan. Tidak menghilangkan ratusan kebaikan dia terhadap orang lain, tapi tidak membenarkan dia mengolok-olok orang yang lebih tua,” kata akun lain.

Nama Baim Wong pun menjadi trending topik di Twitter Indonesia akibat isi dari potongan video berdurasi 1:46 menit tersebut.

Kakek Suhud turut memberi keterangan bahwa dirinya adalah pedagang buku juz amma dan cara berdagangnya dengan berkeliling. Kakek yang usianya hampir menginjak 70 tahun ini menjelaskan, dirinya tidak memepet motor baim dan hanya berniat untuk menawarkan dagangannya saja, tidak ada maksud mengemis.

Kakek Suhud sangat menyayangkan sikap Baim Wong yang menyudutkannya dan mengarang cerita soal megemis dengan cara bicara yang kurang sopan.

Baim Wong kemudian melakukan klarifikasi melalui video yang diunggah di Instagram pribadinya. Ia mengaku tidak menyesal telah memarahi sang kakek yang disebutnya pengemis.

“Saya tidak menyesali apa yang saya lakukan, kalau ada pihak-pihak yang tidak suka saya minta maaf. Tapi itu diri saya, saya mau jadi diri saya apa adanya, saya enggak mau munafik,” kata Baim Wong.

Baim mengaku tidak marah dengan sang kakek, tetapi hanya tidak suka dengan cara beliau yang meminta uang seperti pengemis. Baim juga mengaku tidak suka dengan orang yang meminta kepadanya dengan tidak sopan.

“Memperlihatkan kelemahan dia buat minta uang, saya benci banget,” lanjutnya.

Baim kembali menegaskan, dirinya tidak suka dengan cara yang dilakukan si bapak yang menurutnya meminta-minta uang.

“Saya paling enggak suka kalo misalkan itu dijadikan kelemahan saya, ketika orang melihat saya langsung minta uang,” kata Baim.

Reporter: Sheila Permatasari

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Revitalisasi Irigasi Daerah Percepat Terwujudnya Swasembada Pangan Nasional

Oleh: Kevin Purba )*Pemerintah terus memperkuat fondasi ketahanan pangan nasional melaluipercepatan pembangunan dan revitalisasi jaringan irigasi di berbagaidaerah. Langkah tersebut menjadi bagian penting dari strategi besarmewujudkan swasembada pangan yang berkelanjutan sekaligusmemastikan sektor pertanian mampu tumbuh lebih produktif dan kompetitif. Di tengah meningkatnya kebutuhan pangan dan tantanganperubahan iklim, keberadaan sistem irigasi yang andal menjadi faktorutama dalam menjaga kesinambungan produksi pertanian nasional.Selain pembangunan infrastruktur dasar lainnya, penanganan irigasidaerah menjadi salah satu fokus utama pemerintah karena memilikidampak langsung terhadap produktivitas lahan pertanian dan kesejahteraan petani. Melalui perbaikan jaringan pengairan, pemerintahberupaya memastikan setiap lahan pertanian memperoleh akses air yang memadai sepanjang musim tanam.Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, menegaskan bahwapercepatan pelaksanaan program prioritas Presiden terus dikawal secaraketat. Menurutnya, pemerintah tidak hanya berfokus pada penyelesaianproyek secara cepat, tetapi juga memastikan mutu pekerjaan, ketepatansasaran, serta akuntabilitas pelaksanaannya. Salah satu capaian penting yang menunjukkan keseriusan pemerintahterlihat pada program penanganan irigasi daerah. Program tersebutditargetkan menjangkau jaringan irigasi yang melayani area pertanianseluas 19.760 hektare. Hingga akhir Mei 2026, progres fisikpelaksanaannya telah mencapai 82,73 persen, menunjukkan bahwarevitalisasi infrastruktur pengairan berjalan sesuai arah yang telahditetapkan.Kemajuan tersebut menjadi indikator positif bahwa pemerintahmenempatkan sektor pertanian sebagai prioritas pembangunan nasional. Keberadaan jaringan irigasi yang lebih baik akan meningkatkanketersediaan air bagi petani sehingga aktivitas budidaya dapatberlangsung secara lebih optimal. Keberhasilan percepatan program pembangunan infrastruktur tercerminpula dari realisasi anggaran Kementerian Pekerjaan Umum yang menunjukkan tren positif. Hingga akhir Mei 2026, realisasi anggaran telahmencapai Rp33,49 triliun atau 31,39 persen dari total pagu yang tersedia. Sementara itu, progres fisik mencapai 35,71 persen, lebih tinggidibandingkan capaian pada periode yang sama dalam dua tahunsebelumnya.Dukungan terhadap langkah pemerintah juga datang dari DPR RI. KetuaKomisi V DPR RI, Lasarus, memberikan apresiasi terhadap kinerjaKementerian Pekerjaan Umum dalam menjalankan berbagai program strategis. Menurutnya, percepatan pelaksanaan pembangunan perlu terusdilakukan agar target pembangunan nasional dapat tercapai secaraoptimal dan manfaatnya dirasakan secara luas oleh masyarakat.Lasarus menilai pentingnya memperkuat sinergi antara pemerintah dan DPR dalam memastikan program prioritas Presiden berjalan efektif. Kolaborasi yang baik antara seluruh pemangku kepentingan diyakini akanmempercepat pencapaian berbagai target pembangunan, termasuk dalambidang ketahanan pangan yang saat ini menjadi salah satu fokus utamapemerintah.Upaya memperkuat irigasi juga dilakukan oleh pemerintah daerah. Di Provinsi Bengkulu, percepatan penyelesaian persoalan irigasi menjadiperhatian utama dalam mendukung Program Cetak Sawah Rakyat...
- Advertisement -

Baca berita yang ini