Daebak! Peringkat Rating Drama ‘Big Mouth’ Hampir Mendekati Dua Digit

Baca Juga

MATA INDONESIA, SEOUL – Drama baru MBC ‘Big Mouth’ kini digandrungi oleh penggemar drama Korea. Tampaknya drama ini berhasil mencuri perhatian pemirsanya.

Melansir dari Soompi, drama ini telah mencapai peringkat pemirsa tertingginya. Menurut Nielsen Korea, episode kelima dari ‘Big Mouth’ telah mencetak peringkat nasional dengan rata-rata 9,8 persen.

Hanya sedikit lagi drama ini akan memasuki dua digit. Sebab drama ini akan mencapai rekor tertinggi baru sepanjang masa yang berhasil mendapatakan skor rating dua digit di awal episodenya.

Bisa ada kemungkinan drama ini akan mengalahkan rating drama ‘World of Married’.

Sedangkan drama baru Kim Sejeong ‘Today’s Webtoon’ yang tayang di hari yang sama dengan ‘Big Mouth’ naik ke peringkat nasional dengan rata-rata 3,4 persen untuk episode kelimanya. Ini menandai adanya peningkatan sederhana dari episode sebelumnya.

Sementara itu, drama ‘Big Mouth’ ini dibintangi oleh Lee Jong Suk dan YoonA SNSD.

Dramanya mengisahkan tentang seorang pengacara kelas tiga secara kebetulan menangani kasus pembunuhan. Ia pun menggali lebih dalam kebenaran yang tersembunyi.

Drama ini berisikan catatan pertempuran yang dihadapi oleh seorang pengacara dari kelas menengah ke bawah yang harus menjadi lebih jahat daripada penjahat. Ini dilakukan demi melindungi dirinya dan keluarganya dan menghukum orang-orang jahat di dunia yang penuh dengan konspirasi dan keserakahan atas kekuasaan dan modal.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini