Daebak! ARMY Donasi untuk Driver Ojol, Sentuh Rp.80 Juta

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Sosial media tengah dihebohkan oleh ramainya restoran cepat saji, McDonald’s. Hal ini dikarenakan rilisnya salah satu menu kolaborasi dengan boyband asal Korea Selatan, BTS.

Momen itu sontak membuat restoran tersebut ramai diserbu para ARMY. Bahkan, para ojek online pun rela mengantre demi mengantarkan menu pesanan para pelanggan mereka.

Meski menuai kontroveri lantaran menimbulkan kerumunan, ARMY Indonesia terus melakukan hal baik. Lewat akun Twitter @armyindonesiaa2, mereka telah mengumpulkan donasi untuk driver ojol atas jasanya itu.

Tak tanggung-tanggung, kini donasi tersebut sudah menyentuh angka 80 juta Rupiah.

“Terima kasih banyak yang sudah berdonasi, ayo ARMY kita berbagi untuk para ojol,” kata akun tersebut, Rabu 9 Juni 2021.

Donasi yang telah terkumpul sebelumnya langsung disalurkan kepada driver ojol berupa makanan. Hal itu diumumkan lewat cuitan akun Kitabisa beberapa waktu lalu.

Sebelumnya, pihak McDonald’s Indonesia telah mengumumkan lewat Twitter bahwa menu BTS Meal hanya bisa dipesan secara drive thru dan delivery. Hal itu dilakukan untuk mengurangi penyebaran Covid-19 dan menghindari kerumunan di toko.

Menu BTS Meal sudah bisa dipesan di Indonesia mulai Rabu, 9 Juni 2021. Meski sementara, menu tersebut bisa dibeli di seluruh gerai McDonald’s hingga satu bulan ke depan.

Gimana? Kamu udah dapet belum?

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Dukung Skenario Antisipatif Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Rupiah

Oleh: Cahya Rumisastro)*Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan di tengah tekanan global yang belummereda dan dinamika ekonomi internasional yang cenderung fluktuatif. Dalamsituasi ini, dukungan pemerintah terhadap langkah antisipatif yang disiapkan olehBank Indonesia (BI) menjadi krusial untuk memastikan stabilitas moneter tetapterjaga.Untuk diketahui nilai tukar rupiah masih mengalami fluktuasi beberapa hari terakhir. Nilai tukar Rupiah pada Rabu, 8 April 2026, menunjukkan penguatan 0,64 persen keposisi 16.995 per USD, setelah sebelumnya ditutup di atas Rp17 ribu per USD pada7 April akibat tertekan penguatan indeks dolar global. Namun rupiah kembalimengalami pelemahan pada Kamis, 9 April 2026, sebesar 0,11 % ke posisi 17.030 per USD. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai angka tersebut masih beradadalam cakupan skenario yang disiapkan oleh pemerintah. Di samping itu, pergerakan tersebut tidak serta-merta mengganggu postur Anggaran dan BelanjaNegara (APBN), mengingat Kementerian Keuangan telah menyiapkan berbagaiinstrumen simulasi Bersama BI guna mengantisipasi gejolak pasar. Purbaya mengatakan, pemerintah tidak hanya bergantung pada asumsi nilai tukardalam penyusunan anggaran. Sebaliknya beberapa parameter simulasi disiapkansebagai langkah antisipasif terhadap dinamika global. Purbaya menyatakan kepercayaan penuh terhadap kemampuan BI dalam menjagastabilitas nilai tukar rupiah...
- Advertisement -

Baca berita yang ini