Catat Ya! 4 Drama Korea Ini yang Tayang Februari 2022

Baca Juga

MATA INDONESIA, SEOUL – Sudah mau memasuki Februari nih. Banyak jadwal drama Korea yang gak boleh dilewatkan.

Berbagai genre drakor bakal tayang untuk menemani hari-harimu bulan depan. Mulai dari romance hingga genre aksi akan tayang Februari 2022 ini.

Apa saja sih drakor-drakornya? Yuk simak daftarnya di bawah ini.

1. Twenty-Five Twenty-One

Bagi kalian penggemar drama ‘Reply’ dan ‘Hospital Playlist’ cocok banget buat nonton drakor ini. Drama ini menceritakan kisah kehidupan lima karakter dari periode waktu 1998 sampai 2021.

Rencananya drama ini akan tayang di layanan streaming Netflix pada 12 Februari 2022.

2. Forecasting Love and Weather

Drama yang paling dinanti-nanti dari dua aktor ternama, Songkang dan Park Minyoung. Mengisahkan tentang percintaan yang terjadi di antara orang-orang yang bekerja di Administrasi Meteorologi Korea.

Mereka harus menyeimbangkan antara kehidupan pribadi dengan kehidupan profesional. Rencananya drama ini akan tayang di Netflix pada 12 Februari 2022.

3. Grid

Drama ini menceritakan tentang empat orang yang sedang melacak keberadaan seseorang yang disebut sebagai ‘ghost’. ‘Ghost’ ini menciptakan sebuah perisai yang dikenal sebagai ‘grid’.

Grid inilah yang akan melindungi umat manusia dari angin matahari yang dapat mengancam jiwa manusia. Berbeda dengan dua drakor di atas, ‘Grid’ bakal tayang di Disney+ pada 16 Februari 2022.

4. I Haven’t Done My Best Yet

Drama yang dibintangi oleh pemeran ‘The World of the Married’, Park Hae Joon, ini mengisahkan tentang seorang pria 40 tahunan yang tinggal bersama putri semata wayang dengan ayahnya.

Ia mencoba menjadi penulis komik setelah mengetahui tetangganya terlihat seperti pengangguran yang bisa menghasilkan banyak uang karena profesi itu. Drama ini bakal tayang di TVING pada 18 Februari 2022.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

CKG Kesehatan Berkualitas untuk Mewujudkan Lansia Sehat dan Mandiri

Oleh: Yusuf Achsan )*Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) semakin menegaskan posisinyasebagai langkah strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitaskesehatan masyarakat, khususnya bagi lansia. Dalam menghadapitantangan penuaan populasi, pemerintah tidak hanya berfokus pada pengobatan, tetapi juga menempatkan pencegahan sebagai prioritasutama. Pendekatan ini menjadi fondasi penting untuk memastikan lansiatetap sehat, mandiri, dan produktif dalam menjalani kehidupan sehari-hari.Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan memandang bahwa investasipada deteksi dini bukan sekadar intervensi medis, melainkan bagian daristrategi pembangunan jangka panjang. Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, menekankan bahwa CKG berperan dalam meningkatkan umurharapan hidup sehat. Deteksi dini memungkinkan penyakit dikenali sejaktahap awal sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan efektif, sekaligus menekan biaya pengobatan yang berpotensi membebanimasyarakat.Dalam perspektif yang lebih luas, pendekatan promotif dan preventif yang diusung pemerintah melalui CKG mencerminkan transformasi sistemkesehatan nasional. Keberhasilan pembangunan kesehatan tidak lagihanya diukur dari jumlah pasien yang sembuh, tetapi dari semakinbanyaknya masyarakat yang mampu mempertahankan kondisi sehat. Hal ini menjadi sangat relevan bagi lansia yang rentan terhadap penyakitkronis, sehingga membutuhkan intervensi yang lebih terarah sejak dini.Program CKG juga terintegrasi dengan penguatan layanan kesehatanprimer, terutama melalui peran puskesmas sebagai garda terdepan. Pemerintah berupaya memastikan akses layanan kesehatan dapatmenjangkau hingga tingkat desa. Kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan fasilitas kesehatan menjadi faktor kunci dalammemperluas jangkauan program. Pendekatan ini menunjukkan keseriusanpemerintah dalam menghadirkan layanan kesehatan yang merata dan berkeadilan.Selain berfokus pada penyakit tidak menular, CKG juga berkontribusidalam penanganan penyakit menular seperti tuberkulosis. Wakil...
- Advertisement -

Baca berita yang ini