Catat Tanggalnya! ‘Star Wars: Andor’ akan Rilis 2022 Ini di Disney+

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Serial ‘Star Wars: Andor’ akan mulai ditayangkan secara eksklusif di Disney+. Kabarnya serial ini akan dirilis pada tahun ini.

Melansir dari Collider, serial ini akan diluncurkan pada 31 Agustus 2022. Ini akan menjadi serial terpanjang dari pertunjukan Star Wars live-action.

Seri kali ini akan menampilkan total 12 episode di musim pertamanya. Nantinya akan ada dua episode yang akan dirilis sekaligus pada tanggal penayangan perdananya.

Jadi serinya diprediksi akan berakhir pada 9 November 2022.

Kabarnya serial ini akan dibuat sampai ke season kedua dengan total episode yang sama. Rencananya, ‘Star Wars: Andor Season 2’ akan mulai syuting pada musim gugur 2022 mendatang yang mana kemungkinan akan berjalan usai musim pertama tamat.

Sementara itu, serial ini akan menjadi cerita prekuel dari film ‘Rogue One’. Serinya mengangkat kisah pekerjaan kotor yang mana adanya pemberontakan serta terungkapnya pekerjaan yang lebih gelap dari mata-mata pemberontakan dan tentara rahasia.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini