Miris, Wanita Ini Mengurung Anaknya di Kandang Saat Berjualan

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Seorang wanita penjual minuman di Guizhou, China menjadi sorotan karena mengurung anak laki-lakinya yang berusia 2 tahun di kandang saat dirinya sedang berjualan.

Hal ini dilaporkan oleh Wanxiang Media pada laman media sosial weibo. Dalam keterangannya diketahui kandang tersebut berada di bawah gerobak jualannya.

Wanita itu mengatakan Ia mengurung anaknya di dalam kandang agar dirinya merasa nyaman saat berjualan karena mengetahui anaknya ada di dekatnya.

Kandang tersebut dialasi dengan kain-kain yang berguna untuk menjadi bantalan anaknya tersebut. Dalam kandang juga terlihat beberapa mainan sang anak.

Dalam keterangan Wanxiang Media juga menyampaikan bahwa wanita tersebut merasa kasihan kepada anaknya.

Namun mengurungnya di kandang merupakan satu-satunya cara karena ayah dari anak tersebut tidak pernah peduli.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini