Bukan Plagiat, Inilah 5 Lagu Kpop Hasil Remake yang Populer Saat Ini

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Tidak semua musik merupakan hasil plagiat. Ada beberapa artis yang bertujuan membuat remake lagu yang sudah eksis agar kembali populer.

Biasanya lagu remake itu merupakan lagu daur ulang dengan sedikit perubahan dalam liriknya. Sedangkan karya yang bisa dikatakan plagiat adalah saat karyanya meniru karya orang lain tanpa pemilik karya tersebut ketahui.

Berikut lima lagu Kpop hasil remake yang mungkin kamu belum tau.

  1. Chicken Noodle Soup – J-Hope feat. Becky G

Ini merupakan lagu lawas yang rilis pada 2006 oleh Da Drizzlle. J-Hope BTS dan Becky G mendaur ulang musik tersebut pada 2019 sebagai lagu single mereka.

2. Next Level – aespa

Pasti tak asing setelah mendengar lagu comeback aespa ini. Lagu ini merupakan lagu original sound track (OST) dari film Fast and Furious: Hobbs and Shaw.

Lagu ini sempat jadi perbincangan karena diduga telah melakukan plagiarisme. Namun pihak SM Entertainment mengklaim bahwa lagu ini merupakan hasil remake yang liriknya diganti ke bahasa Korea.

3. Hello – Joy

Debut solo Joy Red Velvet pertamanya merilis lagu ‘Hello’ yang merupakan lagu lawas tahun 90an. Awalnya banyak yang berpendapat bahwa Joy sangat cocok membawakan lagu-lagu lawas dan akhirnya ia pun mewujudkannya sebagai lagu debut solonya.

4. Last Night Story – IU

Tak hanya Joy dari Red Velvet, IU juga menunjukkan dirinya menyanyikan lagu lawas 90an yang merupakan hasil remake lagu ‘SoBangCha’. IU merilis lagu ini melalui albumnya Flower Bookmark 2 pada 2017.

5. More & More – TWICE

Lagu originalnya bermula dari lagu Zara Larsson ‘Back and Forth’. Namun ‘More & More’ lebih catchy dan berciri khas Twice.

Jadi menurut kalian, lagu remake mana yang kalian sukai?

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Aksi OPM Merusak Pendidikan dan Menghambat Kemajuan Papua

Oleh: Petrus Pekei* Papua adalah tanah harapan, tempat masa depan generasi muda bertumbuh melalui pendidikan, kerja keras, dan persaudaraan. Setiap upaya yang mengganggu ketenangan dan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat Papua sejatinya berseberangan dengan cita-citabesar tersebut. Karena itu, penguatan narasi damai dan dukungan terhadap kehadiran negara menjadi energi utama untuk memastikan Papua terus melangkah maju. Di tengah dinamikakeamanan, bangsa ini menunjukkan keteguhan sikap bahwa keselamatan warga sipil, keberlanjutan pendidikan, dan pembangunan berkeadilan adalah prioritas yang tidak dapatditawar. Peristiwa kekerasan yang menimpa pekerja pembangunan fasilitas pendidikan di Yahukimomenggugah solidaritas nasional. Respons publik yang luas memperlihatkan kesadarankolektif bahwa pendidikan adalah fondasi masa depan Papua. Sekolah bukan sekadarbangunan, melainkan simbol harapan, jembatan menuju kesejahteraan, dan ruang aman bagianak-anak Papua untuk bermimpi. Ketika ruang ini dilindungi bersama, optimisme tumbuhdan kepercayaan terhadap masa depan kian menguat. Dukungan masyarakat terhadap langkahtegas aparat keamanan merupakan bentuk kepercayaan pada negara untuk memastikan rasa aman hadir nyata hingga ke pelosok. Narasi persatuan semakin kokoh ketika tokoh-tokoh masyarakat Papua menyampaikanpandangan yang menyejukkan. Sekretaris Jenderal DPP Barisan Merah Putih Republik Indonesia, Ali Kabiay, menegaskan pentingnya perlindungan warga sipil dan keberlanjutanpembangunan, khususnya pendidikan. Pandangannya menekankan bahwa stabilitas adalahprasyarat utama bagi kesejahteraan, dan negara perlu bertindak tegas serta terukur agar ketenangan sosial terjaga. Ajakan kepada masyarakat untuk tetap waspada, memperkuatkomunikasi dengan aparat, dan menolak provokasi menjadi penopang kuat bagi ketertibanbersama. Sikap serupa juga disuarakan oleh...
- Advertisement -

Baca berita yang ini