Bos Netflix Dikecam Akibat Memasukan Wawancara Kontroversial Putri Diana Dalam Serial The Crown

Baca Juga

MATA INDONESIA, LONDON – Bos Netflix dikecam akibat memasukan wawancara BBC Panorama 1995 Putri Diana setelah terungkap seluruh episode acara musim kelima akan fokus pada penambahan adegan yang kontroversial.

Wawancara panorama tersebut menarik sekitar 100 juta penonton di seluruh dunia di lebih dari 100 negara.

Pada Pada tahun-tahun sejak kematian Putri Diana, Pangeran William dan Pangeran Harry telah memanggil BBC dan pewawancara Martin Bashir setelah diketahui Bashir menggunakan ‘taktik khusus’ untuk mendapatkan kepercayaan sang putri.

Pangeran William mengatakan bahwa wawancara tersebut tidak memiliki legitimasi. ia mengatakan bahwa selama lebih dari seperempat abad, BBC telah mengkomersialkan narasi palsu.

Penulis biografi kerajaan Hugo Vickers juga mempertimbangkan perdebatan tersebut.

Dia berkata “Bahwa mereka fokus pada wawancara panorama yang didiskreditkan dengan Diana yang bertentangan dengan keinginan Pangeran William, dan ketika BBC telah berjanji untuk tidak menunjukkannya lagi, merupakan indikasi kedalaman di mana mereka tenggelam.”

Seperti tradisi dengan program kerajaan, yang berfokus pada kehidupan mendiang ratu, para pemeran dalam serial netflix tersebut berganti setiap dua seri.

Diana masuk dalam seri ketiga dan diperankan oleh Emma Corrin berlawanan dengan Pangeran Charles yang diperankan oleh Josh O’Connor.

Keduanya dinominasikan untuk Emmy untuk penampilan mereka di musim keempat.

O’Connor akan memenangkan penghargaannya untuk aktor utama dalam serial drama.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini