Bonge dan Jeje CS Terancam Terpinggirkan di Citayam Fashion Week, Karena Apa Ya?

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Citayam Fashion Week telah menjadi ajang unjuk bakat yang digelar di jalanan Dukuh Atas, Sudirman.

Bonge dan Jeje berhasil membuat Citayam Fashion Week menjadi perhatian dan sorotan banya orang, dan menjadi wadah untuk anak muda berkreasi dengan kreativitasnya.

Namun, kini Citayam Fashion Week bukan hanya dihadiri oleh para remaja SCBD saja, para artis, dan model senior serta para selebgram yang dinilai memiliki paras rupawan ikut turun gunung meramaikan Citayam Fashion Week.

Hal itu lantas membuat netizen buka suara, dilansir dari akin @rumpi_gosip, netizen merasa kecewa lantaran kini Citayam Fashion Week sudah bukan lagi menjadi wadah kreativitas para remaja SCBD.

Seakan kalah dengan penampilan ‘wah’ mereka yang memiliki modal dan jam terbang dalam dunia fashion.

Tak sedikit netizen yang bersuara mengenai kekhawatiran Citayam Fashion Week akan jadi ajang mereka yang sudah tenar.

“Yakannnnnn makin kesini malah artis yang dateng. Padahal tujuan utamanya bukan begitu,” tulis netizen.

“Maaf SCBD lebih bagus untuk bocah-bocah kreatif walaupun masih bau matahari untuk berkreasi,” tambah netizen.

“Ah ga asik liatnya…kalo beneran model mah jangan disitu kali,” sambung netizen.

“Padahal masih menarik sama muka-muka bocah yang unik kalo good looking udah hal biasa. Tau fenomenal citayem ya karena Bonge dkk,” timpal netizen.

“Klo yang udh terkenal pada kesitu harusnya ajakin dong remaja citayem di situ kan karena mereka jadi hits tempat ini mereka ikonnya,” tutup netizen.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Presiden Gunakan Reshuffle untuk Maksimalkan Capaian Program Strategis

Oleh: Windi Paramitha )*Presiden Prabowo Subianto kembali melakukan perombakan Kabinet Merah Putih sebagai langkah strategis untuk memastikan percepatan pelaksanaan program prioritas nasional. Presiden menempatkan reshuffle sebagai instrumen penting untuk menjaga efektivitas pemerintahan di tengah dinamika tantangan yang terus berkembang.Pelantikan pejabat baru yang berlangsung di Istana Kepresidenan Jakarta pada 27 April 2026 menunjukkan komitmen pemerintah dalam melakukanpenyesuaian struktural. Pemerintah memandang penyegaran kabinetsebagai bagian dari evaluasi berkelanjutan terhadap kinerja lembaganegara.Prosesi pelantikan yang dipimpin langsung Presiden menegaskanpentingnya integritas dalam menjalankan amanah jabatan. Presidenmenekankan kesetiaan terhadap konstitusi serta tanggung jawab penuhdalam menjalankan tugas sebagai bentuk pengabdian kepada negara.Struktur kabinet yang diperbarui menghadirkan sejumlah perubahansignifikan pada posisi strategis. Kepala Staf Kepresidenan sebelumnya, Muhammad Qodari, dipercaya mengemban tugas baru sebagai KepalaBadan Komunikasi Pemerintah. Perubahan ini diarahkan untukmemperkuat koordinasi komunikasi publik.Penunjukan Dudung Abdurachman sebagai Kepala Kantor StafKepresidenan menjadi bagian dari upaya memperkuat pengendalianprogram prioritas. Pemerintah menilai pengalaman dan kapasitas Dudung mampu mendukung efektivitas koordinasi lintas sektor.Sektor lingkungan hidup juga mengalami penyesuaian kepemimpinan. Menteri Lingkungan Hidup yang baru, Jumhur Hidayat, diberikan amanahuntuk memperkuat kebijakan pengelolaan lingkungan secarakomprehensif. Pemerintah melihat latar belakangnya sebagai modal dalam memperluas pendekatan kebijakan.Peran Menteri Lingkungan Hidup sebelumnya, Hanif Faisol Nurofiq, tidakdihentikan melainkan dialihkan. Pemerintah menugaskan Hanif sebagaiWakil Menteri Koordinator Bidang Pangan guna mendukung penguatansektor strategis lainnya.Pengangkatan Abdul...
- Advertisement -

Baca berita yang ini