Bicarakan Soal Comeback BLACKPINK Mendatang, Jisoo: Ingin Menunjukkan Sisi Baru dari Diriku di Comeback Ini

Baca Juga

MATA INDONESIA, SEOUL – BLACKPINK dikonfirmasi akan comeback dengan album ‘Born Pink’ yang akan dirilis pada September 2022. Baru-baru ini, Jisoo BLACKPINK membicarakan soal comebacknya itu melalui wawancara dengan majalah Marie Claire.

Mengutip dari Soompi, Jisoo mengatakan bahwa dia menaruh perhatian besar pada detail untuk album studio kedua grupnya yang bertajuk ‘BORN PINK’.

“Aku harap semua orang dapat menikmati comeback BLACKPINK,” katanya.

Ia juga menambahkan tips cara mengatasi beban atau tekanan yang akan datang dari merilis lagu baru grupnya yang bertajuk ‘Pink Venom’.

“Jika kamu percaya pada diri sendiri, jangan mudah terpengaruh oleh emosimu dan lakukan yang terbaik di setiap saat, kamu gak akan menyesal nantinya,” ujarnya.

Dia juga mengatakan akan menunjukkan sisi barunya di album comeback BLACKPINK mendatang. Ia berharap penggemar dapat merasakan energi yang sama dari album comeback BLACKPINK kali ini.

“Tahun ini, di atas segalanya, aku ingin menunjukkan sisi baru dari diriku sebagai seorang seniman. Aku harap aku dapat menyampaikan energi bahagia pada orang lain melalui musik,” tambahnya.

Sementara itu, BLACKPINK juga dikabarkan akan konser di Jakarta, lho. Baca selengkapnya di sini.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Akselerasi Pembangunan Papua untuk Keadilan yang Merata

Oleh: Andreas Wakerkwa)*Upaya akselerasi pembangunan di Papua terus menjadi prioritas strategispemerintah dalam rangka mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Melalui pelaksanaan Program Strategis Nasional (PSN), pembangunan di wilayah Papua tidak lagi dipandang semata sebagai proyek infrastruktur, melainkansebagai langkah komprehensif yang bertujuan menciptakan kesejahteraan yang merata, inklusif, dan berkelanjutan. Pendekatan ini menempatkan masyarakatsebagai pusat pembangunan, sehingga setiap kebijakan yang dijalankan diharapkanmampu menjawab kebutuhan riil masyarakat setempat.Ketua Lembaga Pengembangan Generasi Papua (Lempeng Papua), Pastor Catto Y. Mauri, S.Th., mengatakan bahwa PSN merupakan fondasi penting dalammendorong transformasi pembangunan di Papua. Ia memandang bahwapembangunan yang tengah berlangsung bukan sekadar pembangunan fisik sepertijalan, jembatan, atau fasilitas publik lainnya, melainkan bagian dari upaya besaruntuk membuka akses, meningkatkan kualitas hidup, serta memperkuat daya saingmasyarakat Papua di berbagai sektor.Menurutnya, pembangunan yang inklusif harus melibatkan partisipasi aktif seluruhelemen masyarakat. Oleh karena itu, dukungan kolektif menjadi kunci keberhasilanimplementasi PSN di Papua. Sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta masyarakat lokal diyakini mampu mempercepat tercapainya tujuanpembangunan yang berkeadilan. Dalam konteks ini, masyarakat tidak hanyamenjadi objek pembangunan, tetapi juga subjek yang memiliki peran strategis dalammenentukan arah dan keberhasilan program.Lebih lanjut,...
- Advertisement -

Baca berita yang ini