Antisipasi Corona, Simak Tips Nyaman Gawe dari Rumah

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Sejumlah perusahaan multi nasional mulai memberlakukan sistem bekerja dari rumah. Kebijakan ini dlakukan, pasca World Health Organization (WHO) menetapkan corona sebagai pandemi global.

Begitu pun dengan sejumlah negara seperti Jepang, Korea Selatan (Korsel), Amerika Serikat (AS) hingga Inggris juga telah menetapkan kebijakan serupa untuk mencegah penyebaran virus corona (Covid-19).

Nah, seandainya dalam beberapa waktu ke depan, perusahaan mengharuskan agar semua pekerja dari rumah, maka perlu diperhatikan beberapa hal berikut.

Siapkan Ruangan Kerja yang Nyaman
Agar pekerjaan berjalan lancar, maka harus menyiapkan ruangan bekerja yang jauh dari gangguan. Daripada berbaring di tempat tidur dengan laptop, cobalah siapkan ruang kerja sederhana. Seperti memindahkan meja ke sudut yang jauh dari gangguan, jangan lupa menyiapkan kursi agar duduk tetap tegak.

Buat peringatan sederhana kepada keluarga atau kerabat yang tinggal seatap bahwa Anda sedang bekerja dan tak bisa diganggu. Dengan ruang kerja khusus, detikers bisa lebih konsentrasi, sehingga bekerja jarak jauh bisa lebih mudah.

Jangan Merasa Terisolasi
Jangan sampai pekerjaan yang dilakukan dari jarak jauh ini membuat Anda merasa selalu sibuk setiap berada di rumah, sehingga merasa terisolasi.

Isolasi yang berkepanjangan juga berpotensi berdampak pada moral dan produktivitas. Itulah sebabnya Larson menyarankan, tetap pertahankan kegiatan normal seperti bersantai dengan rekan kerja. Misalnya, makan siang bersama-sama melalui video call.

Beri Semangat ke Rekan Kerja
Menyemangati rekan kerja juga sangat penting agar pekerjaan yang ditangani bersama bisa tetap terfokus dan terselesaikan dengan baik.

Semakin banyak upaya yang dilakukan untuk berkomunikasi dengan rekan kerja, semakin besar peluang untuk menghindari perasaan terisolasi, yang dapat menyebabkan depresi.

Tetap jalin Komunikasi dengan Atasan
Upaya ini bertujuan untuk tetap menjaga komunikasi dengan rekan kerja dari jauh. Dilansir BBC, seorang profesor manajemen dari Northeastern University di Boston Barbara Larson mengatakan, kunci bekerja jarak jauh adalah komunikasi. Seorang pekerja harus berkomunikasi sebaik-baiknya dengan atasannya agar mengetahui apa yang harus dilakukan.

Tetap Berpakaian layaknya Orang Kantoran
Hal ini bertujuan untuk tetap menjaga semangat dan ritme kerja seseorang. Hindari mengenakan baju tidur dan melewatkan rutinitas mandi ketika bekerja dari rumah.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Pemerintah Optimalkan Sekolah Rakyat untuk Tingkatkan Kualitas Pendidikan

Oleh: Yoga Pradana SantosoPemerintah terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan nasionalmelalui percepatan dan optimalisasi program Sekolah Rakyat yang kini menunjukkan progressignifikan di berbagai daerah, sekaligus menjadi bukti bahwa pemerataan akses pendidikan tidaklagi sebatas wacana, melainkan telah dijalankan secara konkret dan terukur sebagai bagian dariagenda pembangunan sumber daya manusia. Dalam satu tahun terakhir, pemerintah jugamencatat berbagai keberhasilan penting, mulai dari percepatan pembangunan infrastrukturpendidikan, peningkatan akses belajar di wilayah tertinggal, hingga penguatan kolaborasi lintaskementerian yang berdampak langsung pada masyarakat, sehingga kehadiran Sekolah Rakyat menjadi simbol nyata investasi jangka panjang negara dalam menciptakan generasi yang lebihberkualitas dan berdaya saing.Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari mengungkapkan bahwa pembangunan SekolahRakyat tahap kedua terus berjalan dengan progres yang menggembirakan meskipun dihadapkanpada sejumlah tantangan di lapangan, terutama terkait kesiapan lahan dan akses menuju lokasipembangunan, sementara peran Direktur Jenderal Prasarana Strategis Kementerian PekerjaanUmum Bisma Staniarto dinilai sangat krusial dalam menjaga ritme pembangunan agar tetapsesuai dengan target yang telah ditetapkan pemerintah. Ia menilai koordinasi teknis yang dilakukan secara konsisten menjadi faktor kunci dalam memastikan setiap hambatan dapatdiatasi secara terukur sehingga proyek tidak berjalan parsial, melainkan terintegrasi dari pusathingga daerah.Lebih lanjut, pembangunan Sekolah Rakyat tahap kedua tidak hanya berfokus pada penyelesaianfisik bangunan, tetapi juga memastikan kesiapan operasional agar sekolah dapat langsungdigunakan pada tahun ajaran baru 2026/2027, sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan olehmasyarakat. Berdasarkan data terbaru, dari total 104 lokasi pembangunan, sebanyak 101 lokasitelah memasuki tahap konstruksi dan seluruhnya ditargetkan rampung pada 20 Juni 2026, sebuahcapaian yang menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menjadikan sektor pendidikan sebagaiprioritas utama pembangunan nasional.Dalam upaya memastikan target tersebut tercapai, Muhammad Qodari menegaskan bahwaKantor Staf Presiden bersama Ditjen Prasarana Strategis Kementerian Pekerjaan Umum terusmelakukan langkah konkret melalui rapat koordinasi intensif yang melibatkan berbagai pihak, termasuk BUMN karya dan penyedia jasa konstruksi, sehingga setiap persoalan yang muncul, baik terkait teknis, logistik, maupun kesiapan lahan, dapat dipetakan secara komprehensif danditangani dengan solusi yang jelas dan terukur.Koordinasi tersebut kemudian diperluas dengan melibatkan Kementerian Sosial, KementerianDalam Negeri, Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan, serta Zeni TNI Angkatan Darat, yang dinilai mampu mempercepat penyelesaian berbagai hambatan strategis di lapangan, termasukpembangunan akses jalan dan penuntasan persoalan lahan di sejumlah wilayah, di mana sinergilintas sektor ini menjadi kunci dalam mempercepat realisasi program secara menyeluruh danmemastikan tidak ada kendala yang berlarut-larut.Hasil dari upaya percepatan tersebut mulai terlihat di sejumlah wilayah dengan progrespembangunan yang cukup signifikan, seperti di Kalimantan Selatan yang mencapai 30,85 persen, Sulawesi Selatan sebesar 30,22 persen, serta Jawa Barat sebesar 28,07 persen, meskipunpemerintah tetap memberikan perhatian khusus pada beberapa lokasi dengan progres yang masihrendah melalui intervensi yang lebih intensif agar target penyelesaian secara keseluruhan tidakterganggu.Program Sekolah Rakyat sendiri merupakan inisiatif pemerintah untuk memperluas aksespendidikan bagi masyarakat, khususnya di wilayah yang terdampak bencana maupun daerahdengan keterbatasan infrastruktur pendidikan, sehingga anak-anak dari keluarga prasejahteratetap dapat memperoleh pendidikan formal yang layak. Program ini dirancang sebagai investasijangka panjang dengan target penyelesaian yang terukur agar dapat segera dimanfaatkan, sekaligus menjadi bagian dari upaya negara dalam menjamin hak pendidikan bagi seluruh wargatanpa terkecuali.Sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto, pemerintah juga mempercepat penambahanprogram Sekolah Rakyat yang ditargetkan mulai beroperasi pada April 2026, di...
- Advertisement -

Baca berita yang ini