Ada Ambulans yang Keluar dari Rumah Ben Affleck di Georgia Jelang Pesta Pernikahannya, Ada Apa?

Baca Juga

MATA INDONESIA, LOS ANGELES – Ben Affleck menggelar pesta pernikahannya dengan Jennifer Lopez di kediamannya di Georgia. Namun mengejutkannya ada kabar bahwa ada mobil ambulans yang keluar dari rumah Ben itu.

Melansir dari Just Jared yang mengutip dari The Daily Mail, dilaporkan bahwa ibu Ben Affleck jatuh dari dermaga. Kabarnya kaki ibunda Ben alami cedera luka di properti Riceboro.

Ben dilaporkan menemukannya dan langsung memanggil ambulans.

Salah seorang sumber mengatakan, insiden itu tidak parah. Insiden malang itu terjadi saat para tamu mulai berdatangan untuk latihan acara makan malam yang nantinya akan diselenggarakan pada 21 Agustus 2022.

Kejadiannya terjadi pada Jumat, 19 Agustus 2022, waktu setempat.

Sementara itu, acara puncaknya akan berlangsung pada Sabtu, 20 Agustus 2022. Acaranya akan diakhiri dengan barbekyu dan piknik pada Minggu, 21 Agustus 2022.

Acara pesta pernikahannya akan dibuat intim dan tertutup, hanya dihadiri oleh kerabat dan keluarga dari kedua belah pihak saja.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Teknologi dan Infrastruktur Air Menjadi Andalan Menghadapi Tantangan Kemarau

Oleh: Rendra Fathian )*Pemerintah terus memperkuat berbagai langkah antisipatif dalammenghadapi musim kemarau 2026 yang diperkirakan berlangsung lebihkering dibandingkan kondisi normal. Tantangan perubahan iklim dan potensi fenomena El Nino mendorong pemerintah untuk mengedepankanpemanfaatan teknologi serta penguatan infrastruktur air sebagaiinstrumen utama dalam menjaga ketahanan masyarakat, keberlanjutansektor pertanian, dan stabilitas pembangunan nasional.Upaya pemerintah tersebut menunjukkan bahwa pemerintah tidak hanyaberfokus pada penanganan dampak setelah bencana terjadi, tetapi juga menempatkan mitigasi sebagai bagian penting dari strategi pembangunan. Pendekatan yang berbasis data, teknologi, dan koordinasilintas sektor menjadi fondasi untuk memastikan masyarakat dapatmenghadapi musim kemarau dengan kesiapan yang lebih baik.Peringatan mengenai potensi kemarau yang lebih kering telahdisampaikan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, menjelaskan bahwa Indonesia berpotensi mengalami fenomena El Nino pada tahun 2026. Prediksitersebut telah disampaikan sejak Maret 2026 dan kemudian diperkuatoleh informasi yang dirilis Organisasi Meteorologi Dunia (WMO) pada awal Juni 2026.Menurut Faisal, El Nino dan musim kemarau merupakan dua fenomenayang berbeda, namun keduanya dapat memengaruhi kondisi curah hujandi berbagai wilayah Indonesia. Hasil pemantauan BMKG hingga akhir Mei menunjukkan indeks ENSO telah mencapai angka yang mengindikasikankondisi El Nino, sementara sebagian wilayah Indonesia telah memasukimusim kemarau.Pemanfaatan teknologi dalam pengelolaan risiko iklim menjadi salah satukekuatan yang dimiliki Indonesia saat ini. Dukungan data dari BMKG, pemantauan satelit, serta sistem peringatan dini memungkinkanpemerintah daerah dan berbagai instansi terkait mengambil keputusanberdasarkan kondisi aktual di lapangan. Pendekatan ini jauh lebih efektifdibandingkan mengandalkan respons setelah dampak kekeringan mulaidirasakan masyarakat.Di Jawa Barat, misalnya,...
- Advertisement -

Baca berita yang ini