Jaehyun NCT Berhasil Masuk Tangga Lagu iTunes di Seluruh Dunia dengan Lagu Solonya ‘Forever Only’

Baca Juga

MATA INDONESIA, SEOUL – Salah satu member NCT, Jaehyun, baru saja merilis lagu solo pertamanya yang bertajuk ‘Forever Only’. Lagunya itu berhasil meraih prestasi yang mengagumkan di platform musik, iTunes, di seluruh dunia.

Melansir dari Allkpop, lagunya itu memasuki tangga lagu iTunes di seluruh dunia. Lagunya debut di tangga lagu iTunes seluruh dunia dengan menempati posisi keenam.

Selain itu, juga lagu ini menempati posisi ke-58 di tangga lagu iTunes Eropa.

Bahkan, lagunya juga sempat menempati posisi pertama di tangga lagu ‘Top Song’ iTunes di total 13 negara. Termasuk Indonesia, Kolombia, Singapura, Peru, Thailand, Paraguay, Malaysia, Laos, Mongolia, Vietnam, Brunei, Filipina, dan Kazakhstan.

Namun kini lagunya kalah saing dengan lagu comeback BLACKPINK yang berjudulkan ‘Pink Venom’.

Sementara itu, ‘Forever Only’ adalah lagu solo pertama Jaehyun NCT yang dirilis melalui ‘SM Station: NCT Lab’ milik SM Entertainment. Lagunya bergenre R&B dengan kombinasi riff gitar berulang dan vokal yang emosional.

Jaehyun juga akan bergabung dengan member NCT 127 lainnya untuk comeback album keempat mereka yang bertajuk ‘2 Baddies’. Albumnya akan segera dirilis pada 16 September 2022 mendatang.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Dukung Skenario Antisipatif Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Rupiah

Oleh: Cahya Rumisastro)*Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan di tengah tekanan global yang belummereda dan dinamika ekonomi internasional yang cenderung fluktuatif. Dalamsituasi ini, dukungan pemerintah terhadap langkah antisipatif yang disiapkan olehBank Indonesia (BI) menjadi krusial untuk memastikan stabilitas moneter tetapterjaga.Untuk diketahui nilai tukar rupiah masih mengalami fluktuasi beberapa hari terakhir. Nilai tukar Rupiah pada Rabu, 8 April 2026, menunjukkan penguatan 0,64 persen keposisi 16.995 per USD, setelah sebelumnya ditutup di atas Rp17 ribu per USD pada7 April akibat tertekan penguatan indeks dolar global. Namun rupiah kembalimengalami pelemahan pada Kamis, 9 April 2026, sebesar 0,11 % ke posisi 17.030 per USD. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai angka tersebut masih beradadalam cakupan skenario yang disiapkan oleh pemerintah. Di samping itu, pergerakan tersebut tidak serta-merta mengganggu postur Anggaran dan BelanjaNegara (APBN), mengingat Kementerian Keuangan telah menyiapkan berbagaiinstrumen simulasi Bersama BI guna mengantisipasi gejolak pasar. Purbaya mengatakan, pemerintah tidak hanya bergantung pada asumsi nilai tukardalam penyusunan anggaran. Sebaliknya beberapa parameter simulasi disiapkansebagai langkah antisipasif terhadap dinamika global. Purbaya menyatakan kepercayaan penuh terhadap kemampuan BI dalam menjagastabilitas nilai tukar rupiah...
- Advertisement -

Baca berita yang ini