Abrar

Dinkes DIY Ingatkan Bahaya Leptospirosis: Kebersihan Lingkungan Kunci Hadapi Virus Ini

Mata Indonesia, Yogyakarta - Kasus leptospirosis di Kota Yogyakarta mengalami lonjakan signifikan dalam beberapa waktu terakhir, bahkan mengakibatkan sejumlah pasien meninggal dunia.

Krisis Siswa di DIY: Dari Kulon Progo hingga Gunungkidul, Potret Suram Sekolah di Tahun Ajaran Baru

Mata Indonesia, Kulon Progo - Memasuki hari pertama tahun ajaran baru 2025/2026, sejumlah sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menghadapi kenyataan pahit: minimnya jumlah siswa baru

Hadiri Stakeholder Gathering Unisa Yogyakarta, Wabup Sleman Harap Tingkatkan Sinergi Pentahelix

Mata indonesia, Sleman - Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa menghadiri Stakeholder Gathering Universitas Aisyiyah Yogyakarta (Unisa) pada Jumat (11/7) di Ballroom Masjid Walidah Dahlan. Pada kesempatan tersebut, Wabup Sleman juga berkesempatan menjadi keynote speaker.

Kulon Progo Waspada Hantavirus, Belum Ada Kasus, Antisipasi Terus Diperketat

Mata Indonesia, Kulon Progo - Kabar kemunculan kasus hantavirus di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) membuat sejumlah wilayah meningkatkan kewaspadaan, termasuk Kabupaten Kulon Progo.

Prioritaskan Kesejahteraan: AKG Salurkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Pulau Birandang

Mata Indonesia - Sebagai wujud tanggung jawab sosial perusahaan di bidang sosial dan lingkungan, PT. Air Kampar Group (AKG) melalui program CSR Tebar Kasih menyalurkan sebanyak 250 paket sembako kepada masyarakat terdampak di sekitar area produksi Pabrik Kelapa Sawit (PKS) di Desa Pulau Birandang.

Jelang Peluncuran, Bupati Sleman Tinjau Kesiapan KDPM di Sleman

Mata Indonesia, Sleman - Bupati Sleman Harda Kiswaya dan Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa melakukan peninjauan langsung kesiapan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di wilayah Sleman, Jumat (11/7).

Dari Solusi Sementara Jadi Standar Baru: DIY Hadirkan Embarkasi Haji Modern di Kulon Progo

Mata Indonesia, Kulon Progo - Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) tengah bersiap menjadi pelopor dalam pelayanan haji nasional dengan mengembangkan konsep Embarkasi Haji Berbasis Hotel di kawasan Kulon Progo.

Pemerintah Jogja Belum Serius? Anak Muda Desak Keadilan Iklim, Respons Wali Kota Hasto Wardoyo Dipertanyakan

Mata Indonesia, Yogyakarta - Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2025 dimaknai secara berbeda oleh sekelompok anak muda yang tergabung dalam Asian Young People for Action (AYA) Regional Yogyakarta.

Dari Sepi Jadi Ramai, Jurus Jitu Kulon Progo Hidupkan Kembali Pasar Tradisional dengan Konsep Tematik

Mata Indonesia, Kulon Progo - Dinas Perdagangan (Disdag) Kulon Progo tengah menggagas konsep branding pasar tematik yang akan diterapkan di empat pasar tradisional.

Peta Kolonial Jadi Senjata PT KAI: Warga Lempuyangan Desak Pengadilan Selesaikan Sengketa Lahan

Mata Indonesia, Yogyakarta - Penggusuran yang dilakukan oleh PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) terhadap rumah tua peninggalan Belanda di Jalan Hayam Wuruk No. 110, Tegal Lempuyangan, Yogyakarta, menuai penolakan keras dari warga yang telah menempati bangunan tersebut sejak puluhan tahun lalu.

About Me

1354 KIRIMAN
0 KOMENTAR
- Advertisement -spot_img

Latest News

Taklimat Presiden Tegaskan Diplomasi Energi, Pemerintah Jaga Kedaulatan Pangan dan Stabilitas Harga BBM

Oleh: Arya Satrya WibisonoDi tengah dinamika global yang semakin tidak menentu, pemerintah terus mempertegas arahkebijakan nasional untuk memastikan ketahanan energi dan pangan tetap terjaga. Salah satu buktikonkret dari ketahanan tersebut tercermin pada kebijakan pemerintah yang tetap menjagastabilitas harga bahan bakar minyak (BBM) di tengah gejolak ekonomi global dan fluktuasi hargaenergi dunia. Langkah ini tidak hanya menunjukkan kapasitas negara dalam mengelola sektorenergi secara efektif, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam melindungi daya belimasyarakat serta menjaga stabilitas sektor pangan yang sangat bergantung pada distribusi danbiaya logistik. Dalam konteks ini, kebijakan pengendalian harga BBM menjadi bagian integral dari strategi besar pemerintah untuk meredam dampak krisis global sekaligus memperkuatfondasi kemandirian nasional.Dalam arahannya, Presiden menggarisbawahi bahwa pangan, energi, dan air merupakan tigapilar utama yang menentukan keselamatan suatu bangsa. Pandangan ini, sebagaimanadisampaikannya, telah lama diyakini dan diperjuangkan, bahkan sejalan dengan proyeksi global yang disusun oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa dalam kerangka Sustainable Development Goals. Dengan demikian, langkah pemerintah dalam memperkuat ketahanan di ketiga sektor tersebuttidak hanya berbasis pada kebutuhan domestik, tetapi juga merujuk pada agenda pembangunanglobal yang telah mengantisipasi potensi krisis multidimensi.Taklimat yang disampaikan langsung kepada para menteri, wakil menteri, hingga pejabat eselonI menjadi momentum penting dalam menyatukan persepsi seluruh elemen pemerintahan. Pemerintah ingin memastikan bahwa setiap kebijakan yang dijalankan memiliki arah yang selaras, terutama dalam menghadapi tantangan global yang semakin kompleks. Di sektor energi, pemerintah menunjukkan langkah konkret melalui penguatan diplomasi dengannegara-negara sahabat. Presiden mengindikasikan bahwa kunjungan luar negeri yang dilakukannya bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bagian dari strategi untukmengamankan pasokan energi nasional, khususnya minyak. Dalam situasi geopolitik yang penuhketidakpastian, pendekatan diplomasi aktif dinilai menjadi instrumen penting untuk menjagastabilitas energi dalam negeri.Diplomasi energi ini mencerminkan kesadaran pemerintah bahwa ketahanan energi tidak dapatsepenuhnya bergantung pada sumber daya domestik. Dibutuhkan jejaring kerja samainternasional yang kuat untuk memastikan keberlanjutan pasokan, sekaligus membuka peluanginvestasi dan transfer teknologi di sektor energi. Kunjungan ke berbagai negara, termasuk di kawasan Asia Timur, menjadi bagian dari upaya memperkuat posisi Indonesia dalam peta energiglobal.Di tengah gejolak harga energi dunia yang fluktuatif, pemerintah juga dinilai berhasil menjagastabilitas harga bahan bakar minyak (BBM) di dalam negeri. Kebijakan ini mencerminkankeberpihakan pada daya beli masyarakat sekaligus menunjukkan kapasitas negara dalammeredam dampak langsung dari tekanan eksternal. Stabilitas harga BBM menjadi indikatorpenting bahwa strategi pengelolaan energi nasional berjalan efektif di tengah tekanan global yang tidak ringan.Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari kombinasi kebijakan fiskal, penguatan subsidi yang tepat sasaran, serta hasil dari diplomasi energi yang memastikan pasokan tetap aman. Pemerintahsecara tidak langsung menunjukkan bahwa kendali terhadap sektor energi mampu dijaga denganbaik, sehingga gejolak global tidak serta-merta diteruskan ke masyarakat. Namun demikian, pemerintah tidak mengabaikan penguatan kapasitas dalam negeri. Upayamenuju swasembada energi terus didorong melalui berbagai program strategis, termasukoptimalisasi sumber daya alam dan pengembangan energi terbarukan. Langkah ini menunjukkanbahwa diplomasi internasional berjalan beriringan dengan penguatan fondasi domestik, sehinggaIndonesia memiliki ketahanan yang lebih kokoh dalam jangka panjang.Di sektor pangan, pemerintah juga menempatkan swasembada sebagai prioritas utama. Presidenmengisyaratkan bahwa upaya ini telah lama menjadi bagian dari gagasan besar yang kinidiwujudkan melalui program-program konkret. Ketahanan pangan tidak hanya berkaitan denganketersediaan produksi, tetapi juga distribusi, aksesibilitas, serta stabilitas harga yang harus dijagasecara berkelanjutan.Sementara itu, sektor air sebagai salah satu pilar penting dinilai memiliki potensi besar di Indonesia. Pemerintah melihat bahwa secara umum ketersediaan air masih relatif mencukupi, meskipun terdapat tantangan di beberapa wilayah, khususnya di Indonesia timur. Permasalahanutama lebih banyak terletak pada aspek pengelolaan dan kerusakan lingkungan, sepertideforestasi yang berdampak pada berkurangnya daya serap air.Dalam perspektif ini, pemerintah menekankan pentingnya menjaga kelestarian lingkungansebagai bagian integral dari strategi ketahanan nasional. Pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan menjadi kunci untuk memastikan bahwa potensi yang dimiliki Indonesia dapatdimanfaatkan secara optimal tanpa mengorbankan generasi mendatang. Dengan pendekatan yang tepat, tantangan terkait ketersediaan air diyakini dapat diatasi.Lebih jauh, taklimat Presiden juga menjadi ruang untuk menyampaikan optimisme terhadapmasa depan Indonesia. Pemerintah meyakini bahwa di tengah berbagai krisis global, Indonesia justru memiliki peluang untuk tampil sebagai negara yang relatif stabil dan tangguh. Keyakinanini didasarkan pada kekayaan sumber daya alam, posisi geopolitik yang strategis, serta kebijakanyang diarahkan pada penguatan kemandirian nasional.Pendekatan yang mengombinasikan penguatan domestik dan diplomasi internasionalmenunjukkan bahwa pemerintah tidak hanya bersikap reaktif terhadap krisis, tetapi juga proaktifdalam membangun ketahanan jangka panjang. Diplomasi dengan negara sahabat menjadijembatan untuk memperkuat posisi Indonesia di kancah global, sekaligus memastikan kebutuhannasional tetap terpenuhi.*) Analis Diplomasi Energi dan Pembangunan Berkelanjutan
- Advertisement -spot_img