Rencana Pelonggaran PSBB, Hari Ini Rupiah Diprediksi Menguat

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Nilai tukar rupiah atas dolar AS diramalkan akan melanjutkan penguatan pada perdagangan Rabu, 6 Mei 2020. Kemarin, rupiah ditutup pada posisi Rp 15.080 per dolar AS atau menguat 0,13 persen.

Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahim pun memperkirakan laju rupiah akan bergerak dari kisaran Rp 14.980 hingga Rp 15.150 per dolar AS.

Ia mengatakan, penguatan mata uang Garuda masih akan ditopang oleh sikap investor terhadap kondisi perekonomian yang diprediksi tetap stabil, meski laju pertumbuhan ekonomi kuartal I 2020 anjlok 2,97 persen. “Pasar tidak lagi kecewa karena sudah mendapatkan informasi dari pemerintah dan BI sebelumnya,” kata Ibrahim Selasa sore.

Di sisi lain, masyarakat juga berharap pemerintah memberikan melonggarkan kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di berbagai daerah. Dengan demikian, kegiatan bisnis bisa kembali beroperasi normal sedikit demi sedikit dan potensi kerugian bisa ditekan.

“Pelonggaran PSBB akan membantu roda perekonomian kembali berjalan secara normal sehingga masyarakat bisa beraktivitas seperti biasa,” ujar Ibrahim.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Aksi OPM Merusak Pendidikan dan Menghambat Kemajuan Papua

Oleh: Petrus Pekei* Papua adalah tanah harapan, tempat masa depan generasi muda bertumbuh melalui pendidikan, kerja keras, dan persaudaraan. Setiap upaya yang mengganggu ketenangan dan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat Papua sejatinya berseberangan dengan cita-citabesar tersebut. Karena itu, penguatan narasi damai dan dukungan terhadap kehadiran negara menjadi energi utama untuk memastikan Papua terus melangkah maju. Di tengah dinamikakeamanan, bangsa ini menunjukkan keteguhan sikap bahwa keselamatan warga sipil, keberlanjutan pendidikan, dan pembangunan berkeadilan adalah prioritas yang tidak dapatditawar. Peristiwa kekerasan yang menimpa pekerja pembangunan fasilitas pendidikan di Yahukimomenggugah solidaritas nasional. Respons publik yang luas memperlihatkan kesadarankolektif bahwa pendidikan adalah fondasi masa depan Papua. Sekolah bukan sekadarbangunan, melainkan simbol harapan, jembatan menuju kesejahteraan, dan ruang aman bagianak-anak Papua untuk bermimpi. Ketika ruang ini dilindungi bersama, optimisme tumbuhdan kepercayaan terhadap masa depan kian menguat. Dukungan masyarakat terhadap langkahtegas aparat keamanan merupakan bentuk kepercayaan pada negara untuk memastikan rasa aman hadir nyata hingga ke pelosok. Narasi persatuan semakin kokoh ketika tokoh-tokoh masyarakat Papua menyampaikanpandangan yang menyejukkan. Sekretaris Jenderal DPP Barisan Merah Putih Republik Indonesia, Ali Kabiay, menegaskan pentingnya perlindungan warga sipil dan keberlanjutanpembangunan, khususnya pendidikan. Pandangannya menekankan bahwa stabilitas adalahprasyarat utama bagi kesejahteraan, dan negara perlu bertindak tegas serta terukur agar ketenangan sosial terjaga. Ajakan kepada masyarakat untuk tetap waspada, memperkuatkomunikasi dengan aparat, dan menolak provokasi menjadi penopang kuat bagi ketertibanbersama. Sikap serupa juga disuarakan oleh...
- Advertisement -

Baca berita yang ini