Keren, Putin Bantu Trump Perangi Corona di AS

Baca Juga

MATA INDONESIA, NEW YORK – Jika saat normal mereka sering berseteru, di tengah wabah virus corona ini Presiden Rusia Vladimir Putin justru membantu Donald Trump setelah Amerika Serikat (AS) mengalami lonjakan pasien positif virus corona mengalahkan Cina.

Ada 188.280 pasien positif di AS sekarang sedangkan di Cina hingga kini masih di angka 81.518 kasus.

Bantuan itu dibawa pesawat militer Rusia Antonov-124m yang dikabarkan mendarat di Bandara JFK New York, Rabu 1 April 2020 waktu setempat.

Pesawat kargo tersebut dikabarkan membawa masker dan peralatan medis yang dibutuhkan menyembuhkan pasien positif corona seperti ventilator. Dilansir cnbc bantuan itu diberikan ke Badan Manajemen Darurat Federal AS (FEMA).

Pengiriman dilakukan setelah terjadi komunikasi telepon antara Donald Trump dan Putin awal minggu ini.

Hal itu juga diakui Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo melalui akun twitternya yang menyatakan AS telah bekerja sama dengan Rusia untuk mengalahkan corona.

“Kita harus bekerja sama untuk mengalahkan COVID-19. Inilah sebabnya mengapa AS setuju untuk membeli peralatan pelindung diri yang sangat dibutuhkan dari Rusia,” ujar Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo di Twitternya.

AS merupakan negara dengan kasus corona terbanyak di dunia. Di mana ada 215.300 kasus, dengan 5.110 kematian dan 8.878 pasien sembuh.

Sebelumnya Rusia juga sudah mengirimkan pasokan medis ke Italia. Negeri Pizza menjadi negara dengan kasus terbesar kedua corona di dunia yakni 110.574 kasus dengan 13.155 kematian.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Kolaborasi Global Diperkuat, Pemerintah Kejar Swasembada Energi

Oleh: Lestari Safiya )*Pemerintah memperkuat kolaborasi global sebagai strategi utama dalammempercepat terwujudnya swasembada energi nasional. Pemerintahmenempatkan kerja sama internasional sebagai instrumen penting untukmenghadapi ketidakpastian pasokan energi dunia sekaligus menjagastabilitas energi domestik.Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia, mendorongpenguatan kolaborasi antarnegara dalam forum Indo-Pacific Energy Security Ministerial and Business di Tokyo. Bahlil menilai bahwa kerjasama yang saling menguntungkan menjadi fondasi dalam menjagaketahanan energi kawasan Indo-Pasifik di tengah meningkatnya tekanangeopolitik.Forum Indo-Pacific Energy Security Ministerial and Business dimanfaatkan Indonesia untuk mempertegas peran strategis dalammenjaga keseimbangan pasokan energi global. Forum tersebut menjadiwadah konsolidasi antarnegara dalam merumuskan langkah kolektifmenghadapi tantangan energi yang semakin kompleks.Indonesia menunjukkan kontribusi nyata melalui ekspor energi dalamskala besar ke berbagai negara. Indonesia mengirimkan liquefied natural gas serta memasok batu bara dalam jumlah signifikan, sehingga turutmenopang stabilitas pasokan energi global.Pemerintah memanfaatkan posisi strategis tersebut untuk memperluaskemitraan internasional yang berorientasi pada kepentingan nasional. Pemerintah menilai kekuatan sebagai pemasok energi menjadi modal penting dalam memperkuat daya tawar diplomasi energi Indonesia.Pemerintah tetap menempatkan kepentingan domestik sebagai prioritasutama dalam setiap kerja sama internasional. Pemerintah menyiapkanlangkah antisipatif melalui optimalisasi sumber daya energi dalam negeriapabila kebutuhan nasional tidak dapat sepenuhnya dipenuhi melaluikerja sama global.Pemerintah mendorong pemanfaatan bahan bakar nabati berbasis crude...
- Advertisement -

Baca berita yang ini