Singapura Larang Dokter dan Penghuni Lain Rumah Sakit Sering Berpindah Tempat

Baca Juga

MATA INDONESIA, SINGAPURA – Pemerintah Singapura telah menginstruksikan kepada dokter agar membatasi pergerakan mereka dalam satu rumah sakit dengan cara tidak sering berpindah-pindah ruangan. Kebijakan tersebut juga berlaku untuk staf dan pasien.

Dilansir dari straitstimes.com, arahan tersebut dikeluarkan Kementerian Kesehatan Singapura sebagai upaya menurunkan risiko penularan dan penyebaran virus corona jenis baru atau Covid-19.

Kebijakan tersebut berlaku sejak 10 Februari 2020 dan tidak hanya berlaku untuk staf kesehatan, melainkan seluruh staf rumah sakit seperti staf administrasi, staf umum, dan tambahan.

Kementerian itu juga menambahkan para perawat professional di rumah sakit swasta dan klinik spesialis juga disarankan menghindari gerakan lintas institusi.

Menanggapi hal tersebut, sejumlah rumah sakit swasta seperti RS Parkway Pantai, RS Mount Alvernia, dan Thomson Medical menyatakan siap mengikutinya.

Hal senada disampaikan salah seorang dokter profesional yang tak ingin disebutkan namanya. Dia menyatakan kemungkinan penularan virus itu di dalam rumah sakit seperti terjadi saat SARS mewabah beberapa tahun lalu. (Widyo)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Pidato Presiden Prabowo Bawa Arah Baru Ketahanan Energi ASEAN

Oleh: Satrya Dharma KusumaKonflik geopolitik yang terus memanas di Timur Tengah telah menjadi alarm keras bagibanyak negara, termasuk kawasan Asia Tenggara. Ketidakstabilan global tidak lagihanya berdampak pada sektor keamanan, tetapi juga mulai mengancam rantai pasokenergi dan pangan dunia. Dalam situasi itulah, Indonesia tampil mengambil peransentral di ASEAN melalui sikap dan gagasan yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto pada rangkaian KTT BIMP-EAGA dan KTT ASEAN di Cebu, Filipina.Pidato Presiden Prabowo memperlihatkan perubahan penting dalam orientasi diplomasiIndonesia. Ketahanan energi tidak lagi dipandang sebagai isu teknokratis jangkapanjang, melainkan persoalan strategis yang mendesak dan berkaitan langsungdengan stabilitas kawasan. Presiden menilai tekanan geopolitik global telahmenciptakan risiko nyata terhadap keamanan energi ASEAN sehingga kawasan tidakbisa lagi bergantung pada pola lama yang reaktif dan parsial.Dalam forum BIMP-EAGA, Presiden Prabowo menegaskan bahwa ASEAN sebenarnyamemiliki modal besar untuk menjadi pusat energi bersih dunia. Kawasan Asia Tenggara memiliki sumber daya alam melimpah mulai dari tenaga air, energi surya, hingga energiangin yang tersebar di berbagai wilayah strategis. Namun menurutnya, tantanganterbesar bukan terletak pada ketersediaan potensi, melainkan keberanian politiknegara-negara ASEAN untuk bergerak lebih cepat dan lebih terintegrasi.Pandangan tersebut menunjukkan bagaimana Indonesia mulai memosisikan dirisebagai penggerak utama transisi energi kawasan. Indonesia tidak sekadarmengingatkan ancaman krisis energi akibat konflik global, tetapi juga menawarkan arahsolusi konkret melalui pembangunan energi terbarukan lintas negara.Presiden Prabowo bahkan menyoroti pentingnya percepatan proyek-proyek strategisregional seperti pengembangan tenaga air di Kalimantan, ekspansi energi surya, sertapemanfaatan energi angin di wilayah pesisir ASEAN. Di saat bersamaan, Indonesia memperlihatkan keseriusannya dengan mempercepat pembangunan pembangkittenaga surya berskala besar hingga mencapai target 100...
- Advertisement -

Baca berita yang ini