Hati-hati! 3 Bagian Tubuh Ini Gak Boleh Sering Dibersihkan Ketika Mandi

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Mandi adalah aktivitas yang wajib dilakukan untuk menjaga kebersihan dan kesehatan tubuh. Mandi dua kali sehari akan membersihkan tubuh kita dari segala kotoran yang menempel setelah seharian beraktivitas.

Eits, tapi tunggu dulu. Satu hal yang harus diperhatikan, jangan terlalu sering membersihkan 3 bagian tubuh ini ketika mandi ya. Karena, ada akibat yang bisa ditimbulkan. Bagian tubuh apa saja? Simak ulasannya.

Rambut

Kebersihan rambut harus dijaga. Caranya, dengan melakukan keramas secara teratur menggunakan sampo. Tapi hati-hati, jangan keramas terlalu sering ya!

Sebab, mencuci rambut terlalu sering akan membuat kulit kepala menjadi kering dan bisa memunculkan ketombe. Idealnya, lakukan keramas dua hari sekali.

Pusar

Pusar bagian tubuh yang tertutup, tapi kebersihannya harus tetap dijaga lho. Untuk membersihkan pusar kamu harus ekstra hati-hati. Lakukan secara lembut karena kulit di sekitar pusar sangat tipis.

Pusar pun tidak boleh terlalu sering dibersihkan karena dikhawatirkan akan merusak kulit disekitarnya dan malah berujung pada infeksi.

Telinga

Telinga juga tidak boleh terlalu sering dibersihkan/ Apalagi menggunakan cotton buds. Penggunaan cotton buds yang terlalu sering justru bisa mendorong kotoran semakin masuk ke dalam.

Perlu kamu ketahui, telinga pada dasarnya sudah punya mekanisme untuk membersihkan dirinya sendiri. Jadi, cukup bersihkan daun telinga atau bagian luarnya saja.

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini