Video Detik-detik Kaesang Diwisuda, Pasang Muka Tegang Akhirnya Lulus Juga

Baca Juga

MINEWS, JAKARTA – Putra bungsu Presiden Joko Widodo (Jokowi), Kaesang Pangarep, yang menempuh studi Strata 1 di Singapore Institute of Management University diwisuda pada hari ini, Rabu 9 Oktober 2019.

Lewat Twitternya, Kaesang mengunggah sebuah foto yang menampilkan suasana ruang wisuda digelar dengan caption yang bertuliskan, “Akhirnya”. Foto itu diunggah menjelang acara wisuda dimulai.

Dalam foto yang diunggah, terlihat sejumlah mahasiswa memakai toga lengkap dengan topinya. Mahasiswa-mahasiswa tersebut duduk di kursi-kursi yang telah disiapkan.

Momen-momen saat Kaesang pun diabadikan dalam sebuah rekaman video Instagram Story. Dalam rekaman video yang beredar, terlihat Kaesang sudah berdiri di atas panggung lengkap dengan toganya.

Mukanya tampak tegang hingga akhirnya mamanya disebut. Kemudian Kaesang pun menuju seorang pria yang mungkin adalah rektor tempatnya berkuliah.

Ia menerima Ijazah kemudian melakukan sesi foto sebagai dokumentasi kenang-kenangan. Setelah prosesi selesai, Kaesang turun dari atas panggung.

Sebelumnya pertanyaan soal kapan lulus sering menghantui Kaesan. Salah satunya yang dilontarkan oleh entrepreneur Billy Boen di Twitter. Ia menanggapi cuitan Kaesang yang tengah sibuk belajar untuk ujian.

“Kok ngga lulus2?” tanya Billy Boen.

“SAYA KAN MASUK KE KULIAHNYA SUSAH, SAYANG KALO LULUS CEPET,” jawab Kaesang.

Selamat Mas Kaesang!

Berita Terbaru

Dana Hasil Penertiban Kawasan Hutan Jadi Bukti Nyata Penegakan Hukum Pemerintah

Oleh: Alvin Sato )*Pemerintah terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuatpenegakan hukum dan penyelamatan aset negara melalui langkahkonkret penertiban kawasan hutan. Hal itu tercermin dari penyerahandana hasil penertiban kawasan hutan senilai Rp10,27 triliun kepadanegara yang disaksikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto di Gedung Kejaksaan Agung Republik Indonesia, Jakarta. Momentum penyerahan ini sekaligus menjadi simbol kuat bahwa upayapenegakan hukum pemerintah kini semakin berorientasi pada hasil nyatayang dapat dirasakan masyarakat.Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo menegaskan bahwaagenda penyerahan dana hasil penertiban kawasan hutan bukan sekadarseremoni. Kepala Negara memandang masyarakat saat ini menginginkanbukti konkret dari kerja pemerintah, terutama dalam upaya menjagakekayaan negara dan menindak berbagai pelanggaran di sektor sumberdaya alam. Presiden menilai transparansi dan akuntabilitas menjadibagian penting agar masyarakat dapat melihat langsung hasil daripenegakan hukum yang dilakukan negara.Menurut Presiden, dana triliunan rupiah yang berhasil diselamatkantersebut menunjukkan bahwa pemerintah serius memastikan aset negara tidak lagi bocor akibat praktik ilegal maupun penyalahgunaan kawasanhutan. Ia juga menyinggung bahwa masyarakat sudah terlalu lama disuguhi berbagai pidato tanpa hasil nyata, sehingga pemerintah saat iniberupaya menghadirkan bukti langsung melalui pengembalian aset dan penyelamatan keuangan negara.Presiden Prabowo turut mengungkapkan adanya potensi tambahanpengembalian aset negara pada bulan berikutnya dengan nilai mencapaiRp11 triliun. Hal itu memperlihatkan bahwa upaya penertiban kawasanhutan tidak berhenti pada satu tahap, melainkan terus berlanjut sebagaibagian dari strategi nasional dalam memperbaiki tata kelola sumber dayaalam Indonesia.Selain penyerahan dana, pemerintah juga berhasil menguasai kembalikawasan hutan seluas lebih dari 2,3 juta hektare. Pengembalian lahantersebut dinilai menjadi langkah strategis dalam menjaga kedaulatannegara atas kawasan hutan yang selama bertahun-tahun mengalamiberbagai bentuk pelanggaran, mulai dari penguasaan lahan ilegal hinggapenyalahgunaan izin usaha.Jaksa Agung ST Burhanuddin menegaskan bahwa dana Rp10,27 triliunyang dipamerkan dalam kegiatan Satgas Penertiban Kawasan...
- Advertisement -

Baca berita yang ini