Akhirnya PSSI Ngaku Bertanggung Jawab atas Tragedi Kanjuruhan

Baca Juga

MATA INDOENSIA, JAKARTA – Setelah sempat ‘cuci tangan’ atas Tragedi Kanjuruhan, PSSI akhirnya mengaku bertanggung jawan penuh atas insiden yang menewaskan 132 orang tersebut.

Hal itu diucapkan Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan. Sebelumnya, purnawirawan polisi itu sempat menyebut Tragedi Kanjuruhan murni kesalahan panitia pelaksana (panpel) dan security officer yang dinilai lalai.

Setelah mendapat banyak desakan dari warganet, Iriawan akhirnya meminta maaf dan mengaku bertanggung jawab penuh atas Tragedi Kanjuruhan.

“Pertama-tama saya atas nama federasi (PSSI) memohon maaf atas apa yang terjadi. PSSI bertanggung jawab sepenuhnya dari kejadian ini,” ujarnya.

“Bentuk tanggung jawabnya adalah, kami bersepakat membentuk Task Force atau Satgas (Satuan Tugas) transformasi sepakbola yang berisi pemerintah, kemudian dari FIFA,” katanya.

“Ini ahli semua (anggota Tim Task Force), ada dari keluarga sepakbola yakni tim safety and security, hadir juga AFC, Polri, Kempora, Kemendagri, Kemenkes, Kemen PUPR. Rapat hari ini (Tim Task Force) adalah agenda kita semua, ada timeline dan diskusi bersama,” ungkapnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Insentif dan Program Belanja Nasional Perkuat UMKM dan Pelaku Ritel di Musim Liburan

Oleh : Nura SafitriMusim liburan sekolah selalu menjadi salah satu momentum penting bagi perekonomiannasional. Pada periode ini, mobilitas masyarakat meningkat, aktivitas wisata tumbuh, dan konsumsi rumah tangga mengalami penguatan. Pemerintah memanfaatkan peluang tersebutmelalui berbagai kebijakan yang tidak hanya bertujuan meningkatkan daya beli masyarakat, tetapi juga mendorong pertumbuhan sektor perdagangan, pariwisata, dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Kehadiran program Belanja di Indonesia Aja (BINA) Holiday and Back to School 2026 menjadi salah satu langkah strategis yang menunjukkan komitmen pemerintahdalam menggerakkan roda ekonomi nasional secara lebih merata.Program BINA Holiday and Back to...
- Advertisement -

Baca berita yang ini