Daebak! ‘Pink Venom’ BLACKPINK Jadi Video Musik Tercepat Lampaui 200 Juta Penayangan Hanya dalam 7 Hari

Baca Juga

MATA INDONESIA, SEOUL – Ukir sejarah baru untuk BLACKPINK. Kini lagu ‘Pink Venom’ milik BLACKPINK jadi musik video tercepat yang lampaui 200 juta penanyanan di YouTube.

Mereka hanya membutuhkan seminggu untuk mendapatkan jumlah itu. Tentu ini menjadikannya grup dan lagu tercepat kedua yang berhasil capai ini dalam sejarah K-pop.

Melansir dari Allkpop, ‘Pink Venom’ jadi video musik tercepat yang dirilis pada 2022 oleh artis K-pop yang berhasil capai lebih dari 200 juta penayangan.

Lagu ini menjadi yang ke-11 yang capai rekor tersebut. Mengikuti lagu mereka ‘BOOMBAYAH’, ‘Whistle’, ‘Playing With Fire’, ‘Stay’, ‘As If It’s Your Last’, ‘Ddu-Du-Ddu-Du’, ‘Kill This Love’, ‘How You Like That’, ‘Ice Cream (Feat. Selena Gomez), dan ‘Lovesick Girls’.

Rekor ini berhasil diraih oleh BLACKPINK pada 27 Agustus 2022.  Dirilis pada 19 Agustus, video musik tersebut mencapai tonggak sejarah hanya dalam tujuh hari dan 13 jam setelah dirilis.

Video musik tercepat kedua oleh grup wanita yang mencapai rekor tersebut. Tepat di belakang “How You Like That” milik grup itu sendiri.

Sementara itu, ‘Pink Venom’ adalah lagu pra-rilis dari album lengkap kedua grup yang akan datang ‘Born Pink’. Albumnya akan dirilis pada 16 September 2022.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Pemerintah Membuka Ruang Aspirasi, Mahasiswa Papua Harus Utamakan Dialog dan Menjaga Persatuan

Oleh: Samuel Wenda*Papua terus bergerak menuju masa depan yang lebih baik melalui berbagai program pembangunan yang mengedepankan kesejahteraan masyarakat, pemerataan pelayanan publik, serta penghormatan terhadap keberagaman sosial dan budaya. Dalam proses tersebut, pemerintahmenunjukkan komitmen untuk membuka ruang dialog dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk mahasiswa, tokoh adat, tokoh agama, dan pemerintah daerah. Pendekatan yang mengedepankan komunikasi, musyawarah, dan kolaborasi menjadi modal penting dalammemastikan setiap kebijakan mampu menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus memperkuatpersatuan di Tanah Papua.Penyampaian aspirasi oleh mahasiswa merupakan bagian dari kehidupan demokrasi yang dijamin dalam sistem ketatanegaraan Indonesia. Aspirasi yang disampaikan secara damai, tertib, dan bertanggung jawab menjadi masukan yang berharga bagi penyempurnaan berbagai kebijakanpembangunan. Oleh karena itu, kehadiran lembaga-lembaga negara yang bersedia menerima, mendengar, dan menindaklanjuti aspirasi masyarakat menunjukkan bahwa pemerintah terusmemperkuat tata kelola pemerintahan yang partisipatif dan terbuka.Komitmen tersebut tercermin dari sikap Anggota DPR Papua sekaligus tokoh intelektual, tokohadat Port Numbay, dan tokoh agama, Dr. Ir. Alberth Merauje, A.Md.Tek., S.T., M.T., IPM,...
- Advertisement -

Baca berita yang ini