4 Hari Tayang di Bioskop, Film KKN di Desa Penari Tembus 1 Juta Penonton

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA-Kabar bahagia datang dari film KKN Di Desa Penari karya sineas Awi Suryadi. Film yang diangkat dari cerita karya SimpleMan ini meneror 1 juta penonton hanya dalam 4 hari.

“Terima kasih 1 juta peserta KKN. Yuk ajak keluarga & teman-teman ke Desa Penari SEKARANG, liburan insyaallah lebih seru!” Awi Suryadi mengabarkan lewat akun Instagram terverifikasinya pada hari yang sama.

Tissa Biani yang memerankan Nur dalam film horor ini merespons di kolom komentar, “Selamat untuk kita semua.” KKN Di Desa Penari jadi film Lebaran pertama yang tembus sejuta penonton pasca-pandemi Covid-19.

Awi Suryadi menyebut pencapaian ini melebihi target pribadinya. Karenanya, sutradara Danur: I Can See Ghosts berterima kasih kepada masyarakat Indonesia.

“Melebihi target pribadi saya. Lebih cepat 1 hari. Alhamdulilah,” kata Awi Suryadi. Banyak yang memprediksi, KKN Di Desa Penari akan dengan mudah tembus 1,5 juta penonton pekan depan. Soal ini, ia punya pendapat sendiri.

“Tidak bisa dibilang mudah. Ingat, kan penundaan tanggal tayang 2 tahun yang diikuti dengan amarah netizen? Ha ha ha. Ini hasil kerja keras ratusan orang yang terlibat di balik layar dan dukungan dari semua bioskop,” imbuhnya.

“Soal strategi, saya selalu menganjurkan orang-orang untuk menyerbu bioskop sebelum tanggal 5, insyaallah layar film KKN Di Desa Penari bisa dipertahankan oleh pihak bioskop,” ulas Awi Suryadi.

Lantas berapa target jumlah penonton yang diharapkan sang sutradara untuk film ini? “Target pribadi saya memecahkan rekor sebelumnya di film Danur 1 (yakni 2,7 juta penonton),” ia mengakhiri. Semoga tercapai!

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Beasiswa Otsus, Jembatan Emas Generasi Papua Menuju Masa Depan Gemilang

Oleh : Natael Pigai )* Beasiswa Otonomi Khusus menjadi salah satu instrumen strategis dalam membangunmasa depan Papua yang lebih cerah dan berdaya saing. Di tengah tantangangeografis, keterbatasan infrastruktur, dan kesenjangan akses pendidikan yang masihdirasakan di sejumlah wilayah, kehadiran beasiswa Otsus menjadi jembatan emas yang menghubungkan generasi muda Papua dengan kesempatan belajar yang lebih luas. Program ini tidak sekadar bantuan finansial, melainkan investasi jangka panjang untukmencetak sumber daya manusia Papua yang unggul, percaya diri, dan mampuberkontribusi nyata bagi kemajuan daerahnya. Esensi utama dari Otsus di bidang pendidikan adalah afirmasi yang berpihak pada Orang Asli Papua agar memperoleh peluang setara dengan daerah lain. Melaluibeasiswa Otsus, banyak pelajar Papua mendapat akses ke perguruan tinggi berkualitasdi dalam dan luar negeri. Kesempatan tersebut memperluas wawasan, membentukkarakter kepemimpinan, serta menumbuhkan jejaring global yang kelak bermanfaatbagi pembangunan Papua. Pendidikan menjadi jalur strategis untuk memutus rantaikemiskinan struktural sekaligus membuka mobilitas sosial yang lebih luas. Kisah para penerima beasiswa Otsus memperlihatkan dampak konkret dari kebijakanini. Cecilia Novani Mehue merupakan salah satu contoh bagaimana program afirmasipendidikan mampu mengubah arah hidup generasi muda Papua. Dengan latarbelakang keluarga sederhana, ia menempuh pendidikan sarjana dan magister di Amerika Serikat selama bertahun-tahun melalui dukungan beasiswa Otsus....
- Advertisement -

Baca berita yang ini