Punya Jadwal Padat pada April 2022 Mendatang, J-Hope BTS Malah Positif Covid-19

Baca Juga

MATA INDONESIA, SEOUL – Agensi yang menaungi BTS, Big Hit Music, baru saja merilis pernyataan resmi mereka terkait kesehatan salah satu member BTS. Mereka mengonfirmasi bahwa J-Hope BTS terpapar Covid-19.

Melansir dari Allkpop, J-Hope terkonfirmasi positif Covid-19 pada 24 Maret 2022 siang waktu setempat. Kabar ini dikonfirmasi langsung oleh Big Hit Music melalui platform komunitas penggemar, Weverse.

Menurut keterangannya, J-Hope atau nama aslinya Jung Hoseok ini menunjukkan gejala sakit tenggorokan. Gejala ini muncul saat menjalani tes PCR di rumah sakit pada Rabu, 23 Maret 2022.

Namun ia terkonfirmasi positif Covid-19 pagi ini. Kini ia tengah menjalani karantina mandiri di rumahnya.

Big Hit Music meyakinkan penggemar bahwa kegiatan Hoseok maupun BTS yang dijadwalkan pada April 2022 mendatang akan tetap berlangsung apabila masa karantinanya sudah selesai.

Sementara itu, J-Hope menjadi member keenam BTS yang terpapar Covid-19. Sebelumnya sudah ada SUGA, RM, Jin, Jimin, dan V.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini