Heboh! Indra Kenz Disebut Pemuja Setan Gegara Pakai Kalung Ini, Netizen: Pantes Gak Takut Tuhan

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Content creator Indra Kenz masih jadi perbincangan hangat. Terbaru, beredar kabar tersangka kasus investasi bodong itu ialah sosok pemuja setan.

Hal itu terungkap dari akun TikTok, @bless4hell. Ia memposting sejumlah potongan video Indra yang mengenakan kalung aneh. Diduga kalung itu adalah simbol sebagai pengikut satanisme.

@bless4hell

Pasti lolos kalau tumbalin atas yang lebih kaya, semangat #wahmurahbanget #wahmurahanbanget

♬ Wahhh MURAHBANGETT – Indra Kesuma

“Pasti lolos kalau tumbalin atas yang lebih kaya,” tulis akun itu.

Dari videonya, terlihat Indra kerap mengenakan kalung seperti salib terbalik. Akun itu memberi bukti bahwa tanda salib terbalik adalah simbol dari pemuja setan.

Sontak, hal ini bikin warganet heboh. Namun, mereka tak heran mengingat Indra pernah membuat video seolah dirinya merendahkan Tuhan.

“Pantes lah gak takut sama Tuhan.”

“Kalungnya sudah menjelaskan dari awal.”

“Pesugihan ternyata.”

Kini, Indra Kenz ditetapkan sebagai tersangka atas kasus investasi bodong, binary option. Ia pun sudah ditahan oleh pihak kepolisian.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini