Kamu Hipertensi? Coba Deh, 5 Minuman Alami Ini Mujarab Menurunkannya

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA-Pola makan yang tidak sehat, durasi bekerja yang panjang, dan stress adalah beberapa faktor yang dapat memperburuk kesehatan tubuh terutama tekanan darah tinggi atau Hipertensi.  

Hipertensi berkembang ketika darah memberikan tekanan yang lebih kuat ke dinding arteri, dan kondisi ini akan menaikkan tingkat tekanan darah hingga melewati batas wajar. Tekanan darah manusia normal sendiri berkisar antara 140/90 mmHg.

Para pakar kesehatan menyarankan penderita hipertensi untuk menghindari makanan dengan kandungan sodium yang tinggi dan memperbanyak konsumsi potassium. Selain makanan, asupan minuman penunjang juga sangat disarankan. Berikut beberapa minuman alami yang dapat membantu menurunkan tekanan darah tinggi.

1. Jus delima

Jus delima mengandung vitamin penting dan potassium yang membantu melembutkan atau memperlancar sirkulasi darah. Delima juga dikenal mampu melawan dan meminimalisir ACE enzim pengonversi angiotensin (ACE) yang menyempitkan pembuluh darah.

2. Jus jeruk

Jeruk memiliki kandungan potassium yang melimpah. Kandungan makanan yang tidak baik bagi tekanan darah tinggi akan diseimbangkan dengan rutin mengonsumsi jus jeruk. Kandungan folat dan bioflavonoid sitrus alaminya juga membantu menurunkan tekanan darah dan meningkatkan metabolisme tubuh serta membantu memelihara kesehatan jantung.

3. Susu

Dalam segelas susu, terkandung fosfor, potasium, dan kalsium yang sangat baaik bagi kesehatan tekanan darah. Ditambah lagi, susu memiliki kandungan vitamin D yang mampu meningkatkan kesehatan jantung dan mengontrol aliran darah.

Penelitian dalam British Journal of Nutrient menjelaskan, mengonsumsi susu atau produk olahan susu tinggi lemak atau rendah lemak dapat menurunkan tekanan darah.

4. Teh hibiscus

Meminum secangkir teh hibiskus dapat menurunkan tekanan darah, terutama ketika tekanannya sedang menanjak drastis. Hal ini dikemukakan di dalam Journal of Nutrition.

Para peneliti mengatakan bahwa teh hibiskus mengandung antosianin dan antioksidan lainnya yang membantu pembuluh darah menahan kerusakan yang menyebabkan penyempitan.

5. Jus tomat

Jus tomat diketahui mampu menurunkan tekanan darah dan kolesterol bagi penderita hipertensi dan penyakit jantung. Tomat juga memiliki kandungan zat anti inflamasi yang baik untuk keseluruhan tubuh.

Sebuah penelitian di Jepang membuktikan efek positif dari tomat tersebut. Penelitian yang melibatkan 481 partisipan tersebut menyediakan jus tomat selama setahun penuh sebanyak yang mereka inginkan. Kemudian pola konsumsi jus tomat dicatat dalam “tomato juice diaries”, bersama dengan perubahan kesehatan yang dialami.

Berita Terbaru

Kehadiran TNI-Polri Menjadi Pilar Utama Menjaga Papua Tetap Aman dan Damai

Oleh: Yonas Kogoya*Keamanan dan stabilitas di Papua terus menunjukkan penguatan seiring meningkatnyasinergi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjagaketertiban wilayah. Berbagai langkah strategis yang dilakukan TNI dan Polri menjadibagian penting dari upaya negara menghadirkan rasa aman sekaligus memastikanpembangunan di Papua berjalan secara berkelanjutan. Situasi tersebut memperlihatkankomitmen kuat negara dalam melindungi masyarakat Papua agar dapat menjalankanaktivitas sehari-hari dengan tenang, produktif, dan penuh harapan menuju masa depanyang lebih maju.Operasi gabungan TNI di bawah kendali Komando Gabungan Wilayah Pertahanan(Kogabwilhan) III bersama Koops Habema menjadi bukti nyata keseriusan negara dalam menjaga stabilitas keamanan di Papua. Keberhasilan aparat dalammempersempit ruang gerak kelompok separatis serta mengamankan berbagaiperlengkapan tempur menunjukkan bahwa upaya penegakan keamanan dilakukansecara profesional, terukur, dan bertanggung jawab. Langkah tersebut sekaligusmemberikan optimisme bahwa Papua semakin berada dalam kondisi yang kondusifuntuk mendukung pembangunan di berbagai sektor.Panglima Kogabwilhan III Letjen TNI Lucky Avianto menegaskan bahwa seluruh operasikeamanan bertujuan memastikan masyarakat dapat menjalankan aktivitas secara aman, termasuk anak-anak yang bersekolah dan masyarakat yang bekerja membangunperekonomian daerah. Pernyataan tersebut menegaskan bahwa orientasi utama negara adalah melindungi rakyat dan menciptakan suasana damai demi kemajuan Papua. Keamanan bukan hanya soal menjaga wilayah, tetapi juga menjaga harapanmasyarakat agar dapat menikmati pembangunan dan kesejahteraan secara merata.Keberhasilan aparat keamanan dalam menjaga wilayah strategis di Papua juga memperlihatkan semakin kuatnya koordinasi lintas sektor. Dukungan masyarakatterhadap upaya menjaga stabilitas menjadi faktor penting yang mempercepatterciptanya kondisi aman dan tertib....
- Advertisement -

Baca berita yang ini