Kondisi Anggota Brimob yang Ditembak KST Papua kian Membaik

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAYAPURA – Kondisi anggota Brimob Briptu Kenny Karlos yang tertembak dalam kontak senjata dengan Kelompok Separatis Teroris Papua (KSTP) kian membaik.

Menurut informasi dari Kabid Humas Polda Papua, Kombes Ahmad Musthofa Kamal, korban kondisi korban mulai berangsur pulih.

“Selama perawatan korban mendapat transfusi darah sebanyak dua kantong dan kini kadar HB atau hemoglobin Briptu Kenny di angka 15,6 dan dalam kondisi normal,” katanya, Senin 12 Juli 2021.

Selain itu, korban juga sempat menjalani operasi pada tanggal 11 Juli 2021 kemarin. Tim dokter pun berhasil mengangkat 3 proyektil peluru yang masuk ke dalam perut korban.

Kamal juga mengungkapkan bahwa Kapolda Papua sudah berpesan kepada para tenaga medis yang menangani korban agar menjalankan tugasnya sebaik mungkin.

pimpinan Tendius Gwijangge di Yahukimo, Papua, Sabtu (10/7) lalu disebut sudah membaik. Tim dokter menemukan tiga proyektil peluru ukuran kecil di tubuh Kenny.

Sebagai informasi, Kenny sebelumnya tertembak dalam kontak senjata dengan KSTP pimpinan Tendius Gwijangge di wilayah Kali Eli, kampung Mosom Dua, Kabupaten Yahukimo, Papua pada Sabtu 10 Juli malam.

Penyerangan terjadi saat tim Satuan Tugas Penegakan Hukum (Satgas Gakkum) melakukan penyisiran terhadap keberadaan KKB di Kali El.

Kala itu ada 12 anggota kepolisian yang bergerak dari Polres Yahukimo pada pukul 07.00 WIT. Hingga, sekitar pukul 19.00 WIT, terjadi kontak tembak antara personel dengan KKB di wilayah tersebut.

Korban baru dapat dievakuasi ke Jayapura pada Minggu (11/10) pukul 07.40 WIT. Dia kemudian mendapat perawatan di RS Bhayangkara.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Aksi OPM Merusak Pendidikan dan Menghambat Kemajuan Papua

Oleh: Petrus Pekei* Papua adalah tanah harapan, tempat masa depan generasi muda bertumbuh melalui pendidikan, kerja keras, dan persaudaraan. Setiap upaya yang mengganggu ketenangan dan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat Papua sejatinya berseberangan dengan cita-citabesar tersebut. Karena itu, penguatan narasi damai dan dukungan terhadap kehadiran negara menjadi energi utama untuk memastikan Papua terus melangkah maju. Di tengah dinamikakeamanan, bangsa ini menunjukkan keteguhan sikap bahwa keselamatan warga sipil, keberlanjutan pendidikan, dan pembangunan berkeadilan adalah prioritas yang tidak dapatditawar. Peristiwa kekerasan yang menimpa pekerja pembangunan fasilitas pendidikan di Yahukimomenggugah solidaritas nasional. Respons publik yang luas memperlihatkan kesadarankolektif bahwa pendidikan adalah fondasi masa depan Papua. Sekolah bukan sekadarbangunan, melainkan simbol harapan, jembatan menuju kesejahteraan, dan ruang aman bagianak-anak Papua untuk bermimpi. Ketika ruang ini dilindungi bersama, optimisme tumbuhdan kepercayaan terhadap masa depan kian menguat. Dukungan masyarakat terhadap langkahtegas aparat keamanan merupakan bentuk kepercayaan pada negara untuk memastikan rasa aman hadir nyata hingga ke pelosok. Narasi persatuan semakin kokoh ketika tokoh-tokoh masyarakat Papua menyampaikanpandangan yang menyejukkan. Sekretaris Jenderal DPP Barisan Merah Putih Republik Indonesia, Ali Kabiay, menegaskan pentingnya perlindungan warga sipil dan keberlanjutanpembangunan, khususnya pendidikan. Pandangannya menekankan bahwa stabilitas adalahprasyarat utama bagi kesejahteraan, dan negara perlu bertindak tegas serta terukur agar ketenangan sosial terjaga. Ajakan kepada masyarakat untuk tetap waspada, memperkuatkomunikasi dengan aparat, dan menolak provokasi menjadi penopang kuat bagi ketertibanbersama. Sikap serupa juga disuarakan oleh...
- Advertisement -

Baca berita yang ini