Doa Kristen Mengucap Syukur atas Hari Paskah

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Hari Paskah merupakan perayaan penting bagi umat Kristen. Momentum ini identik dengan sebuah sukacita karena Tuhan Yesus telah bangkit pada hari yang ketiga dari antara orang mati. Hal inilah yang menjadi dasar iman kita kepada Tuhan.

Paskah telah mengajarkan arti sebuah perjuangan merawat dan memberi kehidupan. Melalui Paskah, pengharapan muncul bagi umat pengikut Kristus untuk mengalahkan tanda-tanda kematian yang dapat menghancurkan kehidupan.

Maka, suasana hati harus penuh dengan sukacita dalam menyambut Paskah karena kebahagiaan dan pengharapan sudah disediakan oleh Dia, yang punya kehiudupan. Panjatkanlah doa ini.

Ya Bapa, kami bersyukur kepada-Mu karena kebangkitan Putra-Mu Yesus Kristus yang telah naik ke surga menjadikan kami percaya bahwa tidak ada yang lain selain kuasa-Mu untuk melawan maut dan dosa.

Kami juga mengucap syukur karena kebangkitan Yesus telah membuat kami terus bersemangat untuk senantiasa bergembira dan bersukacita dalam menjalani kehidupan yang Engkau berikan. Sebab, pengorbanan-Mu adalah sebuah keselamatan dan pengharapan bagi kehidupan kami.

Maka, bimbinglah kami dengan rahmat-Mu sehingga bisa menjadi manusia baru dan dapat melaksanakan tugas dan tanggung jawab kami dengan perasaan sukacita. Tanamkan dan satukanlah kami dalam cinta kasih-Mu supaya kami bisa hidup dengan rukun dan sejahtera sesuai dengan kehendak-Mu.

Biarlah pengorbanan-Mu di kayu salib menjadi teladan bagi kami untuk semakin menaati semua ajaran-Mu. Inilah doa kami, dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa dan mengucap bersyukur, Amin.

 

 

 

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Membantah Narasi Pesimis Barisan Oposisi, Publik Makin Optimistis pada Pemerintahan Prabowo

Oleh: Ardiansyah Pratama, Pengamat Politik dan Kebijakan PublikNarasi pesimisme yang belakangan digaungkan oleh kelompok yang menamakan diri BarisanOposisi Indonesia (BOI) patut diuji secara kritis. Di tengah derasnya tudingan terhadap kinerjapemerintahan Prabowo Subianto, fakta-fakta empiris justru menunjukkan arah yang berbeda: penguatan sistem tata kelola negara terus berjalan, dan fondasi ekonomi nasional tetap kokoh. Dalam konteks ini, publik semakin rasional dalam memilah antara kritik konstruktif dan opiniyang tidak berbasis data.Salah satu indikator penting dari keseriusan pemerintah dalam membangun tata kelola yang bersih adalah penguatan reformasi antikorupsi berbasis sistem. Kolaborasi antara KomisiPemberantasan Korupsi dan Arsip Nasional Republik Indonesia menjadi contoh konkretbagaimana pencegahan korupsi tidak lagi hanya mengandalkan pendekatan penindakan, melainkan diperkuat melalui sistem administrasi yang transparan dan akuntabel.Ketua KPK Setyo Budiyanto disebut memandang pengelolaan arsip sebagai fondasi pentingdalam membangun sistem pengawasan yang kredibel. Ia menekankan bahwa digitalisasi danautomasi dokumen menjadi agenda strategis ke depan, meski tetap dihadapkan pada kebutuhanmenjaga dokumen fisik untuk kepentingan pembuktian hukum. Dengan demikian, reformasiyang dijalankan dinilai menyentuh aspek fundamental, bukan sekadar formalitas kelembagaan.Di sisi lain, Kepala ANRI Mego Pinandito menggarisbawahi bahwa kualitas kearsipan nasionalmemiliki korelasi erat dengan efektivitas pengawasan dan potensi risiko korupsi. Ia menilaipenurunan indeks pengawasan kearsipan nasional harus dijadikan momentum evaluasi untukmemperkuat sistem pengawasan berbasis data. Dalam pandangannya, intervensi melaluiMonitoring Controlling Surveillance for Prevention (MCSP) perlu didorong agar tidak hanyaberorientasi administratif, tetapi juga mampu menciptakan integrasi sistem lintas lembaga.Pendekatan ini memperlihatkan bahwa pemerintah tidak menutup mata terhadap kekurangan, melainkan menjadikannya sebagai pijakan untuk perbaikan berkelanjutan. Di sinilah letakperbedaan mendasar antara kritik berbasis data dan kritik yang cenderung membangun persepsinegatif tanpa landasan kuat. Narasi yang dibangun BOI, menurut sejumlah pengamat, justrumengabaikan dinamika perbaikan yang sedang berlangsung.Lebih jauh, transformasi sistem melalui integrasi teknologi seperti aplikasi SRIKANDI menunjukkan komitmen pemerintah dalam membangun interoperabilitas data. Hal ini pentinguntuk memastikan bahwa setiap proses administrasi dapat ditelusuri secara transparan, sekaligusmeminimalkan celah korupsi. Kolaborasi lintas lembaga yang mencakup peningkatan kapasitassumber daya manusia hingga kemungkinan pertukaran pegawai juga menegaskan bahwareformasi dilakukan secara menyeluruh.Tidak hanya pada aspek tata kelola, bantahan terhadap narasi pesimisme BOI juga terlihat jelasdalam sektor ekonomi. Klaim pelemahan ekonomi yang digaungkan tidak sejalan dengan data resmi yang menunjukkan stabilitas makroekonomi Indonesia. Inflasi yang terkendali, defisitanggaran yang tetap terjaga, serta rasio utang terhadap PDB yang relatif rendah menjadiindikator bahwa ekonomi nasional berada dalam kondisi sehat.Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa disebut menegaskan bahwa Anggaran Pendapatan danBelanja Negara (APBN) tetap dalam kondisi kuat dan kredibel di tengah dinamika global. Iamemandang strategi pengelolaan kas yang proaktif, termasuk penempatan dana pemerintah di sektor perbankan, mampu menjaga likuiditas sekaligus mendorong aktivitas ekonomi. Kebijakantersebut dinilai sebagai bentuk kehadiran negara dalam menjaga stabilitas ekonomi dan daya belimasyarakat.Dari perspektif global, Chief Economist IQI Global Shan Saeed juga menilai fundamental ekonomi Indonesia tetap solid. Ia melihat stabilitas makroekonomi, disiplin fiskal, sertakonsistensi kebijakan sebagai faktor utama yang menjaga ketahanan ekonomi nasional di tengahtekanan global. Bahkan, kinerja Bank Indonesia dalam mengendalikan inflasi turut memperkuatkeyakinan terhadap stabilitas ekonomi Indonesia.Data investasi yang terus tumbuh serta peningkatan penyerapan tenaga kerja semakinmemperkuat optimisme tersebut. Realisasi investasi yang tinggi menunjukkan bahwakepercayaan investor terhadap Indonesia tetap terjaga....
- Advertisement -

Baca berita yang ini