Wow! Anak Vin Diesel Ikut Main di ‘Fast and Furious 9’, Perankan Siapa Ya?

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Penggemar waralaba film ‘Fast and Furious’ nampaknya tengah menantikan sekuel ke sembilannya yang akan tayang tahun ini. Namun, sembari menunggu, penggemar diberikan kejutan yakni tampilnya anak Vin Diesel di film tersebut.

Dilanisr People, putra Diesel, Vincent Sinclair akan tampil di F9 dan memerankan Dominic Toretto kecil. Bocah berusia 10 tahun itu akan memerankan sosok sang ayah saat kanak-kanak menggantikan peran Alex McGee yang tampil di F7 di tahun 2015.

Vincent mulai melakukan proses syuting pada tahun 2019. Ia pun mulai memainkan karakter sang ayah saat kecil dan dibayar seribu Dolar AS per hari.

Meski demikian, tak diketahui sebarapa lama durasi Vincent akan hadir di film itu. Namun, kehadiran Dom kecil sudah sangat ditunggu para penggemar.

Sementara itu, rumah produksi Universal Pictures sempat merilis trailer terbaru film ini pada Februari 2021. Trailer itu sudah ditonton lebih dari 16 juta kali.

Sayangnya, di tengah kabar bahagia ini, perilisan film F9 harus ditunda. Terakhir, F9 dijadwalkan tayang pada Mei 2021. Namun, film aksi ini harus rela digeser oleh ‘A Quiet Place’ dan terpaksa diundur hingga Juni 2021.

Hmm, masih bersabar dulu ya gaes!

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Dukung Skenario Antisipatif Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Rupiah

Oleh: Cahya Rumisastro)*Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan di tengah tekanan global yang belummereda dan dinamika ekonomi internasional yang cenderung fluktuatif. Dalamsituasi ini, dukungan pemerintah terhadap langkah antisipatif yang disiapkan olehBank Indonesia (BI) menjadi krusial untuk memastikan stabilitas moneter tetapterjaga.Untuk diketahui nilai tukar rupiah masih mengalami fluktuasi beberapa hari terakhir. Nilai tukar Rupiah pada Rabu, 8 April 2026, menunjukkan penguatan 0,64 persen keposisi 16.995 per USD, setelah sebelumnya ditutup di atas Rp17 ribu per USD pada7 April akibat tertekan penguatan indeks dolar global. Namun rupiah kembalimengalami pelemahan pada Kamis, 9 April 2026, sebesar 0,11 % ke posisi 17.030 per USD. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai angka tersebut masih beradadalam cakupan skenario yang disiapkan oleh pemerintah. Di samping itu, pergerakan tersebut tidak serta-merta mengganggu postur Anggaran dan BelanjaNegara (APBN), mengingat Kementerian Keuangan telah menyiapkan berbagaiinstrumen simulasi Bersama BI guna mengantisipasi gejolak pasar. Purbaya mengatakan, pemerintah tidak hanya bergantung pada asumsi nilai tukardalam penyusunan anggaran. Sebaliknya beberapa parameter simulasi disiapkansebagai langkah antisipasif terhadap dinamika global. Purbaya menyatakan kepercayaan penuh terhadap kemampuan BI dalam menjagastabilitas nilai tukar rupiah...
- Advertisement -

Baca berita yang ini