Ini Rekomendasi Kegiatan 17 Agustus Bersama Keluarga, Dijamin Seru!

Baca Juga

MATA INDONESIA, – Sebuah kejadian luar biasa melanda dunia ini. Tahun 2020 merupakan tahun terunik menurut saya. Kejadian luar biasa ini unik sekali, membuat manusia terpaksa berubah kearah yang lebih baik. Semua orang lebih memperhatikan kesehatan dan kebersihan. Tak pula memperhatikan lingkungan sekitar, alam tentunya. Itulah mengapa saya anggap ini semua berubah menjadi baik, setidaknya itu harapan saya dan mungkin juga harapan semua orang.

Walaupun terdengar menyenangkan, sedikit sedih, jangan mematahkan semangat kita untuk merayakan HUT Republik Indonesia yang ke-75. Terlepas dari kejadian unik ini, mari kita rayakan HUT RI dengan cara yang unik dan menyenangkan. Hanya butuh peralatan seadanya dirumah, kita bisa ikut memeriahkan HUT RI lho.

Setiap tahun kita merayakan HUT RI dengan lomba-lomba 17-an, namun kali ini kita harus #17anDirumahaja ya. Eits, saya yakin kegiatan ini akan seru banget lho. Terlebih lagi, kita bisa melakukan kegiatan ini bersama keluarga tersayang. Yuk, simak 4 kegiatan 17 Agustus bersama keluarga yang dijamin seru.

1. Dekorasi Rumah
Lomba yang biasa kita ikuti adalah lomba menghias sepeda, namun kali ini bukan sepeda yang kita hias, melainkan rumah kita sendiri. Selain memberi kemeriahan dalam menyambut HUT RI, kita juga bisa berkreasi lho. Pernahkan kalian merasa bahwa mengubah dekorasi rumah itu melelahkan dan menjadi wacana saja? Yup, bagi sebagian orang merasakannya, termasuk saya. Untuk itu, kegiatan dekorasi rumah ini akan menjadi kegiatan menyenangkan.

Kita bisa dekor rumah bersama anggota keluarga. Tidak perlu menggunakan alat dan bahan yang mahal kok, tidak perlu juga membeli cat dan semacamnya. Kita bisa melakukan hal yang murah dengan mengubah tata letak rumah. Selain itu, kita juga membersihkan rumah bersama yang mana rumah akan terlihat bersih dan rapi. Demi menyambut HUT RI yang ke-75, semangat dekorasi pasti akan menjadi menggebu-gebu.

2. Lomba Masak
Lomba memasak bukan lomba yang asing untuk kita. Biasanya lingkungan sekita pun membuat lomba masak ini menjadi salah satu lomba 17-an. Namun kali ini, lomba masak yang kita adakan adalah lomba masak #dirumahaja. Kalian bisa tentukan siapa melawan siapa dalam lomba memasak, bisa dengan pasangan, orang tua, dan saudara. Bahkan kalian bisa lomba memasak online bersama anggota keluarga lainnya secara virtual lho.

Siapkan tempat memasak serta alat dan bahan untuk lomba memasak. Kalian bisa masak apa saja hasil kreasi sendiri. Tidak perlu memasak yang terlalu sulit dan serius, have fun saja bersama keluarga. Tidak perlu juga ada hadiahnya, karena tujuannya bukan untuk menang, melainkan untuk memeriahkan suasana dalam menyambut HUT RI yang ke-75 ya.

3. Jahit Masker
Kegiatan kali ini membutuhkan peralatan untuk menjahit. Menjahit masker merupakan kegiatan yang menyenangkan dan bermanfaat loh. Kalian bisa menjahit bersama anggota keluarga. Hasilnya bisa dipakai sendiri atau diberikan kepada tetangga atau teman. Selain itu, anggota keluarga yang belum pernah menjahit bisa belajar bersama.

Menjahit masker tidak sulit lho. Kalian hanya perlu kain bekas (boleh kain perca, kaos bekas, jilbab yang tidak terpakai), benang, jarum, dan pensil untuk memberi tanda. Ukuran dan pola bisa kalian lihat di youtube. Banyak sekali video tentang cara membuat masker yang mudah. Saya sudah mempraktikannya lho.

4. Masak Masakan Tempo Dulu
Selama ini, kita selalu membuat masakan khas untuk hari raya Idhul Fitri, hari raya Idhul Adha, dan hari perayaan lainnya, kecuali pada HUT RI. Kali ini, kita bisa membuat tradisi baru yaitu memasak masakan khas Indonesia untuk merayakan HUT RI. Inilah keuntungan #dirumahaja saat 17 Agustus.

Masakan kali ini harus lebih spesial, misalnya memasak masakan tempo dulu. Apa saja sih masakan tempo dulu? Kalian bisa mencari di mesin pencari yang mana terdapat banyak resep masakan yang bisa kalian buat. Kalian bisa pilih menu yang mudah saja misalnya kue cubit, klapertart, lapis legit, bistik sapi, dan bahkan telur gulung. Selain lebih bersih dan hemat, kalian bisa memasaknya bersama keluarga dengan kreasi kalian sendiri.

Selain kegiatan diatas, masih banyak kegiatan lainnya untuk merayakan hari kemerdekaan. Walaupun tidak bisa bertemu teman dan mengikuti lomba, kalian tetap bisa merayakannya bersama keluarga kok. Kalian juga bisa merayakan bersama teman, keluarga besar, dan tetangga secara virtual. Tidak lupa menonton upacara bersama ya.

Lakukan kegiatan 17 Agustus yang menyenangkan dan seru yang tidak memerlukan peralatan yang sulit dicari. Ciptakan keseruan kalian sendiri. Percaya bahwa kebersamaan dengan keluarga adalah hal terindah dalam hidup. Tetap jaga kesehatan dan kebersihan, serta jagalah keluarga kita dengan tetap #dirumahaja. Selamat Ulang Tahun Republik Indonesia yang ke-75, semoga cepat pulih Negeriku.

Penulis: Siti Iqlima Zeinia
Ig: @imagochi
Twitter : @imagochi
FB: @Iqlima Zeinia

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Konsistensi Negara Mengawal Keadilan dan Percepatan Pembangunan Papua melalui Otonomi Khusus

Oleh: Manta Wabimbo *) Papua bukan sekadar wilayah administratif di ujung timur Indonesia, melainkan ruangstrategis tempat negara menguji komitmennya terhadap keadilan pembangunan. SejakOtonomi Khusus Papua diberlakukan pada 2001 dan diperkuat melalui Undang-UndangNomor 2 Tahun 2021, arah kebijakan pemerintah semakin tegas: menghadirkan pendekatanpembangunan yang afirmatif, terukur, dan berpihak pada Orang Asli Papua. Dalam kontekstersebut, Otsus tidak lagi dapat dipahami sebagai kebijakan sementara, melainkan sebagaiinstrumen jangka panjang untuk mengoreksi ketimpangan struktural yang diwariskan olehsejarah dan kondisi geografis. Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto menunjukkan kesinambungan dan penguatanterhadap agenda Otsus. Hal ini tercermin dari intensifikasi koordinasi antara pemerintah pusatdan kepala daerah seluruh Papua yang dilakukan secara langsung di Istana Negara. Langkahtersebut menandakan bahwa Papua tidak diposisikan sebagai wilayah pinggiran, melainkansebagai prioritas nasional yang membutuhkan orkestrasi kebijakan lintas sektor. Pemerintahpusat tidak hanya menyalurkan anggaran, tetapi juga memastikan bahwa desainpembangunan Papua selaras antara pusat dan daerah. Salah satu capaian yang paling nyata dari implementasi Otsus adalah percepatanpembangunan infrastruktur dasar. Jalan penghubung, bandara perintis, dan fasilitas logistiktelah membuka isolasi wilayah yang selama puluhan tahun menjadi penghambat utamapembangunan. Infrastruktur ini tidak semata menghadirkan konektivitas fisik, tetapimenciptakan fondasi ekonomi baru yang memungkinkan distribusi barang lebih efisien danmenurunkan beban biaya hidup masyarakat. Dalam konteks ini, pembangunan infrastrukturmenjadi wujud kehadiran negara yang konkret dan dirasakan langsung oleh rakyat. Dampak lanjutan dari keterbukaan akses tersebut terlihat pada penguatan ekonomi lokal. Pemerintah mendorong agar aktivitas produksi masyarakat Papua, baik di sektor pertanian, perikanan, maupun usaha mikro, dapat terhubung dengan pasar yang lebih luas. Otsusmemberi ruang fiskal bagi daerah untuk merancang kebijakan ekonomi yang sesuai dengankarakter lokal, sekaligus menjaga agar manfaat pembangunan tidak terkonsentrasi padakelompok tertentu. Pendekatan ini menegaskan bahwa agenda pemerintah di Papua berorientasi pada pemerataan, bukan sekadar pertumbuhan angka statistik. Pada saat yang sama, Otsus Jilid II menempatkan pembangunan sumber daya manusiasebagai prioritas strategis. Program afirmasi pendidikan, termasuk beasiswa bagi siswa danmahasiswa asli Papua, menjadi investasi jangka panjang yang menentukan arah masa depanPapua. Otsus telah membuka ruang mobilitas sosial yang sebelumnya sulit dijangkau, sekaligus membangun rasa percaya diri generasi muda Papua untuk berkompetisi secaraglobal. Pandangan tersebut memperkuat keyakinan bahwa pendidikan adalah kunci utamakemandirian Papua di masa depan. Di sektor kesehatan, kebijakan Otsus juga menunjukkan wajah negara yang protektif. Pemerintah memastikan bahwa akses layanan kesehatan bagi Orang Asli Papua tidak lagiterhambat oleh keterbatasan biaya dan fasilitas. Penguatan rumah sakit daerah, distribusitenaga kesehatan, serta jaminan kesehatan khusus bagi OAP mencerminkan pendekatanpembangunan yang berorientasi pada hak dasar warga negara. Dalam kerangka yang sama, pemberdayaan ekonomi perempuan Papua melalui dukungan usaha mikro menjadi strategipenting untuk memperkuat ketahanan keluarga dan ekonomi lokal. Keunikan Otsus juga tercermin dalam pengakuan terhadap struktur sosial dan politikmasyarakat Papua. Keberadaan Majelis Rakyat Papua serta mekanisme afirmasi politik bagiOrang Asli Papua merupakan bentuk penghormatan negara terhadap identitas dan hakkolektif masyarakat adat. Tokoh agama Papua, Pdt. Alberth Yoku, menekankan bahwa Otsusmemberikan ruang bagi orang Papua untuk menjadi subjek pembangunan di tanahnya sendiri, selama dijalankan dengan semangat kolaborasi dan kejujuran. Perspektif ini menegaskanbahwa Otsus bukan ancaman bagi integrasi nasional, melainkan penguat persatuan berbasiskeadilan. Pemerintah juga menunjukkan keseriusan dalam memperbaiki tata kelola Otsus. Pembentukan Badan Pengarah Percepatan Otonomi Khusus Papua yang dipimpin langsungoleh Wakil Presiden merupakan sinyal kuat bahwa pengawasan dan efektivitas menjadiperhatian utama. Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian secara konsisten menekankanpentingnya sinkronisasi program antara kementerian dan pemerintah daerah agar dana Otsusbenar-benar menghasilkan dampak nyata. Langkah ini menjawab kritik lama tentangfragmentasi kebijakan dan memperlihatkan kemauan politik pemerintah untuk melakukankoreksi. Ke depan, tantangan implementasi tentu masih ada. Namun dengan peningkatan alokasianggaran Otsus menjadi 2,25 persen dari Dana Alokasi Umum nasional serta pengawasanyang semakin ketat, fondasi pembangunan Papua kian kokoh. Yang dibutuhkan kini adalahkonsistensi pelaksanaan dan kepemimpinan daerah yang berorientasi pada pelayanan publik. Papua hari ini adalah Papua yang sedang bergerak maju. Mendukung Otsus berartimendukung agenda besar negara dalam menyempurnakan keadilan pembangunan danmemperkuat persatuan nasional. Ketika Papua tumbuh melalui jalur yang damai, inklusif, danberkelanjutan, Indonesia sedang meneguhkan dirinya sebagai bangsa besar yang tidakmeninggalkan satu pun wilayahnya dalam perjalanan menuju kemajuan. *) Analis Kebijakan Publik
- Advertisement -

Baca berita yang ini