Viral! Wanita Ini Digoda dan Dipukuli Sopir Taksi Online, Netizen: Etika Sopir Perlu Diuji

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Baru-baru ini ada kejadian viral dari salah satu platform jasa transportasi yang merugikan penumpang. Pasalnya penumpang tersebut merupakan wanita dan dipukul hingga memar.

Kejadiannya terjadi pada 24 Desember 2021 pukul 2.00 dini hari. Kronologinya dua penumpang wanita tersebut naik taksi online pada waktu kejadian.

Menurut penjelasan dari korban yang membagikan kisahnya melalui akun Instagram pribadinya, ia membuka jendela dan muntah keluar mobil. Korban sekaligus pemilik akun @noviatambrani ini merasa muntahannya tak mengenai mobil.

Namun di sepanjang jalan sang sopir malah terus menggerutu yang lalu disahut oleh korban dengan berkata akan mengganti rugi ongkos cuci mobilnya. Sesampainya di tujuan, korban pun memberi uang tips seratus ribu rupiah sebagai permintaan maaf.

Gak disangka, sopir itu malah memaksa penumpangnya itu untuk mengganti uang rugi 300 ribu rupiah dengan turun dari mobil dan menyetuh secara fisik pada kedua penumpangnya. Gak segan-segan juga sopir itu mengancam kedua penumpangnya dengan membawa teman-teman seperojolannya untuk mengeroyok penumpangnya itu.

Akan tetapi, keduanya malah mendapat tamparan dan tendangan dari sang sopir hingga memar. Keduanya telah dibawa ke rumah sakit terdekat oleh warga setempat.

Menurut keterangan yang tersebar, kasus ini masih ditindaklanjuti oleh pihak berwajib dan sedang diproses oleh pihak Grab.

Sontak kisah yang dibagikan di Instagram ini jadi viral dan banyak netizen yang mengaku ikut geram setelah membaca cerita kronologinya. Bahkan pihak platformnya pun ikut berkomentar dalam postingan tersebut.

“Halo Kak Putri. Kami sangat prihatin dan menyesalkan insiden ini. Hal ini sedang dalam investigasi lebih lanjut oleh tim kami. Kami juga sudah memberikan info kepada pelapor untuk statusnya dan kami akan mendampingi pelapor untuk tindaklanjut kedepannya. Terima kasih atas perhatiannya Kak,” tulis @grabid.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Evaluasi Berkelanjutan untuk Memperkuat Program MBG Nasional

Oleh: Rivka Mayangsari*)Pemerintah terus menunjukkan komitmen kuat dalam memastikan keberhasilan Program MakanBergizi Gratis (MBG) sebagai salah satu program strategis nasional yang berfokus padapeningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Di tengah pelaksanaan program berskalabesar yang menjangkau puluhan juta masyarakat setiap hari, pemerintah menegaskan bahwaevaluasi dan pembenahan berkelanjutan menjadi kunci utama agar manfaat program benar-benardirasakan secara optimal oleh masyarakat.Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa pemerintah tidak hanya berorientasi padaperluasan cakupan program, tetapi juga pada peningkatan kualitas pelaksanaannya di lapangan. Menurut Presiden, keberhasilan program MBG tidak dapat diukur semata dari jumlah penerimamanfaat, melainkan juga dari ketepatan sasaran, kualitas pelayanan, serta transparansi dalampengelolaannya.Saat ini, program MBG telah menjangkau sekitar 62,4 juta penerima manfaat setiap hari. Jumlahtersebut menunjukkan skala besar komitmen negara dalam memberikan perlindungan sosial danpemenuhan gizi masyarakat. Cakupan program meliputi berbagai kelompok rentan yang selamaini membutuhkan perhatian khusus dari negara, mulai dari 6,3 juta balita, 2 juta ibu menyusui, hingga 868 ribu ibu hamil.Tidak berhenti di situ, pemerintah juga berencana memperluas program bantuan pangan tersebutkepada sekitar setengah juta warga lanjut usia yang hidup tanpa pendamping. Langkah inimenunjukkan bahwa negara hadir untuk memastikan kelompok paling rentan tetap mendapatkanperlindungan dan akses terhadap kebutuhan gizi yang layak.Dalam pelaksanaannya, Presiden Prabowo secara terbuka mengakui adanya dinamika dankekurangan di lapangan. Sikap terbuka tersebut menjadi bukti bahwa pemerintah tidak menutupmata terhadap berbagai persoalan yang muncul selama implementasi program. Sebaliknya, pemerintah memilih melakukan evaluasi secara agresif agar setiap kelemahan dapat segeradiperbaiki.Sebagai bentuk ketegasan, pemerintah telah menghentikan operasional ribuan unit penyedialayanan yang dinilai tidak memenuhi standar kualitas. Langkah ini memperlihatkan bahwapemerintah tidak mentoleransi penyimpangan ataupun kelalaian yang dapat merugikanmasyarakat. Program yang menyangkut kebutuhan dasar rakyat harus dijalankan dengan standartinggi dan pengawasan ketat.Presiden juga mengajak seluruh elemen pengawas, termasuk legislatif dan kepala daerah, untukterlibat aktif dalam mengawal jalannya program MBG. Menurutnya, keberhasilan program nasional tidak dapat hanya bergantung pada pemerintah pusat, melainkan membutuhkan sinergiseluruh pihak agar pengawasan berjalan efektif dan transparan.Langkah evaluasi yang dilakukan pemerintah mencerminkan keseriusan dalam menjagaakuntabilitas program perlindungan sosial. Pemerintah ingin memastikan amanat konstitusiterkait perlindungan masyarakat miskin benar-benar terlaksana secara nyata dan tepat sasaran. Transparansi dan pengawasan menjadi fondasi penting agar kepercayaan masyarakat terhadapprogram pemerintah tetap terjaga.Komitmen penguatan program MBG juga terlihat dari langkah aktif Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, yang memanggil Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman, untuk membahas pembenahan Badan Gizi Nasional (BGN) dan pelaksanaan program MBG. Pertemuan tersebut menunjukkan bahwa pemerintah terus melakukan koordinasi lintas lembaga guna memastikan program berjalan lebih efektif.Dalam pembahasan tersebut, Gibran menyoroti pentingnya pembenahan internal di tubuh BGN agar pelaksanaan program semakin profesional dan terukur. Pemerintah menyadari bahwaprogram berskala nasional memerlukan sistem manajemen yang kuat serta sumber daya manusiayang kompeten agar implementasinya berjalan optimal...
- Advertisement -

Baca berita yang ini