Viral! Wanita Hamil 6 Bulan, saat Diperiksa Kandungannya Hilang

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Jagat maya dihebohkan dengan cerita seorang wanita yang mengalami kejadian aneh. Kandungannya mendadak hilang saat ia sedang hamil usia enam bulan.

Kisah itu diceritakan oleh seorang dokter kandungan. Videonya diunggah oleh akun Twitter, @areajulid.

Dalam postingannya, dokter kandungan itu menceritakan dirinya mendapati seorang pasien yang hamil di usia enam bulan.

“Hari ini merujuk pasien yang sore kemarin hamil enam bulan,” tulis ibu dokter itu.

Namun, aneh tapi nyata, dokter itu mengatakan kandungan pasien itu tiba-tiba menghilang, bahkan tidak ada tanda-tanda kelahirannya.

“Tapi hari ini kandungannya hilang, dan tidak ada tanda-tanda kelahiran,” tulisnya.

Sementara itu, dokter itu mengatakan wanita tersebut berasal dari pedalaman di Nias. Ia juga heran mengapa janin itu tiba-tiba hilang, padahal saat diperiksa, organ tubuh si jabang bayi semuanya normal.

Hingga kini, fenomena langka itu masih menjadi misteri. Namun, banyak warganet percaya dan mengaitkannya dengan hal-hal mistis.

“Percaya gak percaya sih, di kampung gue juga ada yang gitu.”

“Sama kayak tetangga gue.”

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini