Viral Video Kumpulan Pria Pesta Miras di Kantor Desa, Diduga Aparat Desa di Maluku

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Sebuah video yang merekam sekumpulan pria tengah pesta miras di kantor desa di Maluku Tengah, mendadak viral. Diduga para pria tersebut adalah aparat desa Pasahari, Kecamatan Seram Utara, Kabupaten Maluku Tengah, Maluku.

Dalam video yang diunggah oleh akun Facebook Miino Ngidiho Tuasamu itu, terlihat 5 orang pria digerebek oleh para pemuda desa.

“Kantor Desa Pasahari dijadikan buat minum. Ada satu staf dari kecamatan juga, yang ini. (Mereka) tidak mengindahkan kepentingan masyarakat, malah menjadikan kantor desa sebagai tempat minum,” kata salah satu pemuda, dikutip Sabtu, 20 Juni 2020.

“Videokan, videokan, videokan,” sahut pemuda yang lain.

“Tidak ada toleransi. Haram hukumnya. Negeri ini mau dikemanakan lagi? Hah?” teriak seorang pemuda lagi.

Pada keterangan video, si pengunggah pun meminta pemerintah untuk menindaklanjuti kasus video ini.

“Perlu di tindak lanjuti.. masyarakat dalam tengah ketegangan karena pandemi yg melanda di negeri ini. malahan pemerintah negeri menjadikan kantor DESA sebagai tempat mabuk mabukan. tidak mendengar aspirasi rakyat yg mengeluh karena PENERANGAN (lampu) dan AIR BERSIH yg kesusahan di jumpai MASYARAKAT. malahan enak enakan mabuk di kantor DESA. ini artinya pemerintah negeri senang melihat masyarakatnya kesusahan.”

“Pemerintah harus kembali melihat hal hal kecil yg terjadi seperti ini. dari hal seperti ini masyarakat terutamanya PEMUDA, ini di jadikan contoh yg tidak wajar dari beberapa staf NEGERI dan KECAMATAN yg jadikan kantor DESA sebagai tempat minum minuman keras (ALKOHOL). selaku anak negeri kami meminta agar CAMAT seram utara dan DPRD maluku tengah perlu menindak lanjuti hal ini sampai tuntas,” tulis akun Miino Ngidiho-Tuasamu, dikutip Sabtu, 20 Juni 2020.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini