Viral Video Istri Tua dan Istri Muda Ribut di Pinggir Jalan, Si Suami Gak Berkutik

Baca Juga

MINEWS, JAKARTA – Sebuah video yang memperlihatkan aksi perkelahian antara istri tua dan istri muda mendadak viral di jagat maya.

Dalam video terlihat seorang perempuan yang mengenakan piama merah muda sedang ribut dengan perempuan lainnya yang mengenakan jaket jins dan memakai helm. Sementara itu, di antara mereka terlihat seorang laki-laki yang berusaha melerai namun tampak kebingungan.

Tampak di laki-laki kesulitan melerai dan tak bisa berbuat banyak lantaran kedua wanita terus-terusan saling menyerang.

Perempuan yang satu menendang mobil Honda Brio milik perempuan berpiama. Kemudian, perempuan berpiama menendang balik motor Honda PCX warna merah milik perempuan berhelm.

Usut punya usut, peristiwa itu terjadi di Jalan A. Yani Timur Tulungagung, di depan Depot Lumayan Bu Jayus. Tak diketahui pasti apa pemicu perkelahian dua perempuan itu.

Namun, dari kabar yang beredar diketahui jika pria dalam video tersebut adalah seorang kepala desa di Kecamatan Pagerwojo, Kabupaten Tulungagung yang memiliki 3 istri.

Nah, istri kedua dan ketiga dari kades itulah yang berkelahi.

Berita Terbaru

Aksi OPM Merusak Pendidikan dan Menghambat Kemajuan Papua

Oleh: Petrus Pekei* Papua adalah tanah harapan, tempat masa depan generasi muda bertumbuh melalui pendidikan, kerja keras, dan persaudaraan. Setiap upaya yang mengganggu ketenangan dan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat Papua sejatinya berseberangan dengan cita-citabesar tersebut. Karena itu, penguatan narasi damai dan dukungan terhadap kehadiran negara menjadi energi utama untuk memastikan Papua terus melangkah maju. Di tengah dinamikakeamanan, bangsa ini menunjukkan keteguhan sikap bahwa keselamatan warga sipil, keberlanjutan pendidikan, dan pembangunan berkeadilan adalah prioritas yang tidak dapatditawar. Peristiwa kekerasan yang menimpa pekerja pembangunan fasilitas pendidikan di Yahukimomenggugah solidaritas nasional. Respons publik yang luas memperlihatkan kesadarankolektif bahwa pendidikan adalah fondasi masa depan Papua. Sekolah bukan sekadarbangunan, melainkan simbol harapan, jembatan menuju kesejahteraan, dan ruang aman bagianak-anak Papua untuk bermimpi. Ketika ruang ini dilindungi bersama, optimisme tumbuhdan kepercayaan terhadap masa depan kian menguat. Dukungan masyarakat terhadap langkahtegas aparat keamanan merupakan bentuk kepercayaan pada negara untuk memastikan rasa aman hadir nyata hingga ke pelosok. Narasi persatuan semakin kokoh ketika tokoh-tokoh masyarakat Papua menyampaikanpandangan yang menyejukkan. Sekretaris Jenderal DPP Barisan Merah Putih Republik Indonesia, Ali Kabiay, menegaskan pentingnya perlindungan warga sipil dan keberlanjutanpembangunan, khususnya pendidikan. Pandangannya menekankan bahwa stabilitas adalahprasyarat utama bagi kesejahteraan, dan negara perlu bertindak tegas serta terukur agar ketenangan sosial terjaga. Ajakan kepada masyarakat untuk tetap waspada, memperkuatkomunikasi dengan aparat, dan menolak provokasi menjadi penopang kuat bagi ketertibanbersama. Sikap serupa juga disuarakan oleh...
- Advertisement -

Baca berita yang ini