Viral Video Cowok Gelar Ritual di Tanjakan Emen Demi Arwah Sang Adik, Anak Indigo Lihat Sosok Seram Ini

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Sebuah video yang memperlihatkan seorang cowok tengah menyiram air di Tanjakan Emen, Subang, Jawa Barat mendadak viral di media sosial.

Dalam video yang beredar, tampak cowok tersebut turun dari dalam mobil dan menyiramkan air dalam botol kemasan ke pinggir Tanjakan Emen. Kemudian, ia menyiramkan air sangat banyak di satu titik.

Usut punya usut, cowok dalam video tersebut merupakan kakak dari Bella Marsya, seorang remaja yang meninggal akibat kecelakaan di Tanjakan Emen 10 Agustus 2019 lalu.

Menurut informasi, pihak keluarga sudah “berkomunikasi” dengan arwah Bella pada H-2 jelang 100 hari kematiannya. Dalam momen tersebut, Bella sudah mengungkapkan segala keinginannya dan keluarga juga sudah berusaha memenuhi keinginan tersebut.

Video yang diunggah akun Tiktok @aghavirgo itu pun viral dan menuai banyak komentar dari netizen. Menariknya, ada sejumlah netizen indigo yang ikut berkomentar.

Mereka mengatakan melihat sosok yang diduga arwah Bella tengah berada di lokasi tersebut.

“Bang maaf nih sebelumnya, bukannya saya mau gimana-gimana tapi itu almarhum adik abang duduk di dekat selokan lagi ngeliatin abangnya sambil nangis,” kata seorang netizen.

“Adiknya lagi duduk dan lagi nangis bang, katanya mau ngomong sesuatu tapi gak bisa,” komentar netizen lainnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Aksi OPM Merusak Pendidikan dan Menghambat Kemajuan Papua

Oleh: Petrus Pekei* Papua adalah tanah harapan, tempat masa depan generasi muda bertumbuh melalui pendidikan, kerja keras, dan persaudaraan. Setiap upaya yang mengganggu ketenangan dan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat Papua sejatinya berseberangan dengan cita-citabesar tersebut. Karena itu, penguatan narasi damai dan dukungan terhadap kehadiran negara menjadi energi utama untuk memastikan Papua terus melangkah maju. Di tengah dinamikakeamanan, bangsa ini menunjukkan keteguhan sikap bahwa keselamatan warga sipil, keberlanjutan pendidikan, dan pembangunan berkeadilan adalah prioritas yang tidak dapatditawar. Peristiwa kekerasan yang menimpa pekerja pembangunan fasilitas pendidikan di Yahukimomenggugah solidaritas nasional. Respons publik yang luas memperlihatkan kesadarankolektif bahwa pendidikan adalah fondasi masa depan Papua. Sekolah bukan sekadarbangunan, melainkan simbol harapan, jembatan menuju kesejahteraan, dan ruang aman bagianak-anak Papua untuk bermimpi. Ketika ruang ini dilindungi bersama, optimisme tumbuhdan kepercayaan terhadap masa depan kian menguat. Dukungan masyarakat terhadap langkahtegas aparat keamanan merupakan bentuk kepercayaan pada negara untuk memastikan rasa aman hadir nyata hingga ke pelosok. Narasi persatuan semakin kokoh ketika tokoh-tokoh masyarakat Papua menyampaikanpandangan yang menyejukkan. Sekretaris Jenderal DPP Barisan Merah Putih Republik Indonesia, Ali Kabiay, menegaskan pentingnya perlindungan warga sipil dan keberlanjutanpembangunan, khususnya pendidikan. Pandangannya menekankan bahwa stabilitas adalahprasyarat utama bagi kesejahteraan, dan negara perlu bertindak tegas serta terukur agar ketenangan sosial terjaga. Ajakan kepada masyarakat untuk tetap waspada, memperkuatkomunikasi dengan aparat, dan menolak provokasi menjadi penopang kuat bagi ketertibanbersama. Sikap serupa juga disuarakan oleh...
- Advertisement -

Baca berita yang ini