Viral! Satpol PP Razia Tukang Tambal Ban, Malah Disuruh Online

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Kebijakan PPKM yang diberlakukan pemerintah membuat mobilitas masyarakat harus berkurang. Segala kegiatan dibatasi termasuk berdagang.

Bahkan, pemerintah pun menganjurkan segala bentuk kegiatan dilakukan secara daring ataupun online. Namun, bagaimana dengan jasa tukang tambal ban ini?

Videonya viral di sosial media setelah celetukan tukang tambal ban menggelitik netizen. Hal ini bermula dari tempat dagangnya yang dirazia oleh sekelompok Satpol PP.

Lewat rekaman yang diunggah akun Twitter @areajulid itu, memperlihatkan sejumlah aparat meminta para pedagang untuk menutup lapaknya. Ia juga menyarankan para pedagang termasuk si tukang tambal ban untuk berniaga secara online.

“Tidak ada melagani kecuali online,” kata aparat itu.

Si tukang tambal ban itu pun nampak kebingungan. Ia pun dengan sarkas berkata apakah jasa tambal ban juga harus melayani secara daring.

“Lah tambal ban online pak?,” katanya.

Alhasil, reaksi kocak tukang tambal ban itu pun menuai komentar netizen. Mereka terhibur, namun tak sedikit yang jadi iba dengan tukang tersebut.

“Bapaknya polos banget,” kata akun saekharuni_.

“Okelah, konsepnya kayak ojol,” tulis akun riskisyahptra.

“Gak habis pikir,” kata akun bbyfaddell.

Gimana menurutmu gaes?

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

KPU Sleman Gelar PSU pada 24 Februari 2024 di 11 TPS, PPS dan PPK Dipilih Ketat

Mata Indonesia, Sleman - KPU Sleman segera menyelenggarakan pemungutan suara ulang (PSU) dan pemungutan suara lanjutan (PSL) sesuai rekomendasi sebelumnya. Ada 11 Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Bumi Sembada yang akan menjadi lokasi PSU dan PSL.
- Advertisement -

Baca berita yang ini